Berita

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Muti/RMOL

Politik

Pemuka Agama Dan Gerakan Memanusiakan Kemanusiaan Di Era New Normal

SENIN, 08 JUNI 2020 | 14:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Era tatanan baru atau new normal dalam menghadapi pandemik Covid-19 memang diperlukan formulasi untuk menghadapinya dengan tanpa mengabaikan protokol kesehatan dalam rangka menjaga kesehatan.

Realitas baru yang mau tidak mau harus dihadapi oleh seluruh masyarakat Indonesia ini, tentu tidak bisa lepas kaitannya dengan peran agama dan para penganutnya.

Meskipun aspek spiritual kegamaan berbeda antar satu dengan yang lainnya. Namun, ada satu titik temu untuk memuliakan manusia dengan melakukan upaya memanusiakan kemanusiaan itu sendiri.


Demikian disampaikan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Muti saat mengisi diskusi daring bertajuk "The New Normal: Perspektif Agama-Agama" yang diinisiasi oleh Inter Religious Council (IRC) Indonesia, pada Senin (7/6).

"Kita memberikan solusi terhadap berbagai macam persoalan yang ada didepan mata kita," ucap Muti.

Muti menuturkan, solusi-solusi tersebut dapat diselesaikan secara bersama-sama dengan saling membantu dan menguatkan sesama manusia. Terutama, bagi masyarakat yang terdampak secara sosial maupun ekonomi.

Mulai dari mereka yang kehilangan pekerjaaan, para anak yatim karena ditinggalkan oleh keluarganya yang meninggal akibat Covid-19 dan sebagainya.

Menurut Muti dengan kondisi dan situasi-situasi tersebut. Agama dan para pemeluknya senantiasa hadir menjawab dan memberikan solusi riil bagi kemaslahatan bersama untuk Indonesia yang lebih harmoni.

"Kita kerahkan dengan segala kekuatan yang kita miliki, melakukan langkah-langkah nyata dan riil," tutupnya.

Turut hadir sejumlah tokoh dan pemuka lintas agama antara lain; Ketua Umum MATAKIN Budi Tanuwibowo, Ketua Umum PP Permabudhi Philip Wijaya, Ketua Prajaniti Hindu KS Arsana, Ketua Komisi Keadilan Perdamaian (KKP) Keuskupan Agung Jakarta (KAJ), Romo Agustinus Heri Wibowo.

Kemudian, Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) Pendeta Jackvelyn Frits Manuputty, Sekertaris Dewan Pertimbangan MUI Noor Ahmad, Ketua PBNU Marsudi Suhud dan perwakilan pemuka-pemuka agama yang lainnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya