Berita

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani/Net

Politik

Zita Anjani: Mas Menteri Segera Berinovasi, Jangan Nunggu Virusnya Ilang!

JUMAT, 05 JUNI 2020 | 15:32 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Beragam inovasi perlu segera dilakukan pemerintah dalam menghadapi kondisi yang berbeda, di mana kini semua harus menjalankan aktivitas sesuai dengan protokol kesehatan penanganan Covid-19.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani kini menanti inovasi dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dalam mengatasi dunia pendidikan. Utamanya di saat para siswa sedang menjalani Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

“Saya tunggu-tunggu gerak cepat Mas Menteri (Nadiem Makarim) kok belum ada. Akhirnya saya harus minta Mas Menteri Pendidikan Nadiem Makarim untuk segera berinovasi dan menerapkan sistem pendidikan new normal. Jangan tunggu-tunggu,” tekannya kepada wartawan, Jumat (5/6).


Menurut politisi PAN ini, kebijakan yang kini ada tidak memberikan kepastian untuk pendidikan anak.  Para pendidik butuh solusi konkret di tengah akses internet yang belum merata dan kualitas sumber daya manusia (SDM) pendidikan yang masih belum adaptif terhadap teknologi

Untuk itu, Nadiem Makarim harus segera membuat kurikulum yang jelas. Zita Anjani tidak meragukan kemampuan pendiri Startup Gojek dalam membuat inovasi pendidikan online.

“Mas Menteri kan skillnya itu jago di bidang IT startup. Saya kira pasti bisa bikin inovasi terapkan sistem nasional online guided learning atau sistem belajar terpadu online nasional,” terangnya.

“Sekali lagi, tolong segera Mas Menteri jangan tunggu virusnya hilang, kami tunggu solusinya,” demikian Zita Anjani.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya