Berita

Super Hercules C-130J/Net

Dunia

Mulai Bebenah, Selandia Baru Ganti Armada Usang Dengan Lima Super Hercules C-130J

JUMAT, 05 JUNI 2020 | 12:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Selandia Baru mulai melakukan modernisasi militernya, meski di tengah pandemik Covid-19. Kali ini lima pesawat angkut Super Hercules C-130J-30 dari Lockheed Martin akan menggantikan armada yang sudah usang.

Begitu yang disampaikan oleh Menteri Pertahanan Ron Mark dalam sebuah pernyataan pada Jumat (5/6).

"Seiring dengan armada baru, proyek 1,521 miliar dolar AS akan memberikan simulator penerbangan misi penuh dan infrastruktur pendukung lainnya," ujar Mark seperti dikutip Reuters.


Merk menjelaskan, tahap pertama pengiriman akan dilakukan pada 2024 dan armada secara penuh bisa beroperasi pada 2025.

Menurutnya, Selandia Baru juga akan mulai bekerja pada 2021 untuk meningkatkan kemampuan mobilitas udara. Di mana Mark mengatakan pihaknya akan mengganti dua pesawat Boeing 757 yang dioperasikan oleh Angkatan Udara Kerajaan.

Super Hercules C-130J-30 sendiri adalah pesawat angkut militer yang memiliki empat mesin turboprop. Pesawat tersebut merupakan generasi baru dari Lockheed C-130 Hercules.

Pesawat Hecules memang kerap digunakan untuk operasi bantuan militer, sipil, dan kemanusiaan dengan kapasitas 92 penumpang dengan 3 kru.

Pesawat ini juga sudah digunakan di Australia, Canada, Denmark, India, Iraq, Israel, Italy, Kuwait, Libya, Nowegia, Oman, Saudi Arabia, Korea Selatan, Tunisia, Qatar, United Kingdom, dan Amerika Serikat itu sendiri.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya