Berita

Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus/Net

Politik

Guspardi Gaus: Penyelenggara Pilkada Jangan Manfaatkan Covid-19 Untuk Cari Proyek!

JUMAT, 05 JUNI 2020 | 08:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus bisa memastikan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 yang akan digelar pada 9 Desember berjalan dengan baik sesuai prinsip penggunaan anggaran yang efisien dan efektif.

“Pandemi Covid-19 tak seharusnya menjadi alasan bagi lembaga penyelenggara pemilu melaksanakan ajang pemilihan kepala daerah itu dengan prinsip at all costs,” ujar anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus kepada wartawan, Jumat (5/6).

Guspardi mengatakan berbagai usulan telah muncul dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2020, di mana pandemi Covid-19 belum selesai. Mulai dari penerapan physical distancing yang harus diperhatikan di saat pencoblosan, model kampanye calon, maupun debat secara virtual.


Sementara kebutuhan tambahan juga diperlukan, di antaranya penyediaan alat pelindung diri (APD), masker dan sarung tangan, hand sanitizer, hingga alat pengukur suhu tubuh yang harus disediakan pada tiap-tiap TPS.

Menurunya, keadaan itu akan membuka peluang banyaknya proyek baru terkait pilkada serentak ini. Pada titik itulah dia menginginkan agar prinsip penghematan tetap dijaga.

"Jangan memanfaatkan Covid-19 untuk cari proyek. Harus kita cari sesuatu yang paling mudah, paling murah," katanya politisi PAN itu.

Mantan ketua dewan pertimbangan Kadin Sumbar itu menuturkan apapun yang direncanakan oleh KPU harus tetap berpatokan pada prinsip efisiensi anggaran negara dan harus dipastikan efektif. Khususnya, dalam memastikan proses pilkada takkan merusak kesehatan masyarakat dengan makin menyebarnya Covid-19.

Selain murah dan efisien, Guspardi menilai alat bantu yang akan digunakan saat pilkada juga mesti mudah dimengerti masyarakat penggunaannya.

"Itu yang paling penting. Oleh karena itu cari sesuatu yang mengindahkan protokol kesehatan, cari alat yang paling mudah dimengerti masyarakat," tutupnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya