Berita

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto/Repro

Politik

Banyak Negara Di Dunia Ekonominya Lesu, Airlangga Hartarto: Indonesia Masih Alami Pertumbuhan 0,5 Persen

JUMAT, 05 JUNI 2020 | 01:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Merujuk data proyeksi pertumbuhan ekonomi pada April 2020 yang dibuat oleh International Monetary Fund (IMF), Indonesia masih mengalami pertumbuhan ekonomi yang cenderung positif sekitar 0,5 persen. Ketika negara-negara di dunia hampir banyak mengalami pemerosotan yang mengarah pada resesi dalam.

Tak jauh berbeda dengan Indonesia, negara yang menunjukkan angka positif laju pertumbuhan ekonomi antara lain; China 1,2 persen dan India 1,9 persen di bulan yang sama.

Begitu kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat mengisi diskusi daring bertajuk "New Normal, Kepatuhan dan Kolaborasi Untuk Pemulihan Ekonomi", Kamis malam (4/6).


"Jadi kalau kita lihat disinilah proyeksi dari pada IMF itu terlihat di tahun 2020 pertumbuhan ekonomi global itu minus 3 persen," ujar Airlangga Hartarto.

"Kemudian untuk negara maju minus 6,1 persen, emerging country minus 1 persen, Amerika minus 5,9 persen dan hanya tiga negara yang pertumbuhannya positif yaitu China 1,2 persen, India 1,9 persen dan Indonesia 0,5 persen," sambungnya.

Ketua Umum Partai Golkar itu menyebut tidak sedikit negara-negara yang mengalami pertumbuhan ekonomi yang minus dan hampir memasuki masa resesi yang diprediksi pada 2021 nanti akan pulih kembali.

Menurut Airlangga, hal itu disebabkan oleh kebijakan masing-masing negara dalam menangani pandemi Covid-19 yang terjadi.

"Nah yang membedakan negara-negara yang pertumbuhannya negatif adalah mereka yang menghentikan kegiatan ekonominya," tuturnya.

"Dan yang masih mendapatkan positif itu yang mengambil policy berbeda yaitu menjaga dari sektor kesehatan dan juga untuk sektor lainnya," demikian Airlangga Hartarto.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya