Berita

Ketua Majelis ProDEM Iwan Sumule (kedua) kiri bersama para aktivis lain saat menolak pengesahan Perppu Corona di DPR/Net

Politik

Diawali Jumatan Di Istiqlal, Aktivis ProDEM Gelar Aksi Longmarch Dan Gugat UU Corona Ke MK

KAMIS, 04 JUNI 2020 | 13:08 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) akan memenuhi janjinya pada rakyat Indonesia untuk menggugat UU hasil Perppu 1/2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara Dan Stabilitas Sistem Keuangan Untuk Penanganan Pandemik Covid-19.

Kini perppu yang dikenal sebagai Perppu Corona itu resmi masuk lembaran negara sebagai UU 2/2020.

Sejurus itu, para aktivis ProDEM akan langsung melayangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi pada Jumat (5/6).


“Mohon dukungan dan doa rakyat. Jumat, 5 Juni 2020, kami Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) akan mendaftarkan/memasukan gugatan ke MK untuk membatalkan UU 2/2020 Corona (Perppu 1/2020),” ujar Ketua Majelis ProDEM Iwan Sumule kepada redaksi sesaat lalu.

Sebelum mengajukan gugatan, para aktivis ProDEM akan lebih dahulu berkumpul di Masjid Istiqlal, Jakarta. Di tempat ini, mereka akan menunaikan ibadah Shalat Jumat.

Setelah itu, mereka akan berkumpul kembali dan melakukan aksi longmarch ke gedung MK. Sebagaimana jadwal rangkaian aksi ProDEM yang diterima redaksi, gugatan akan resmi didaftarkan pada pukul 14.30.

“Kami ajukan permohonan Judicial Review ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk membatalkan UU Corona,” tegas Iwan Sumule.

Dalam gugatan itu, ProDEM akan didampingi tim advokasinya. Antara lain Effendi Saman, Nandang Wirakusumah, Meh Bob, Agus Rihat P. Manalu, Marthen Y. Siwabessy, Masrina Napitupulu, Ruth Yosephine, Muhammad Nur, Syarifah Dwi Meutiasari, Yasin.

ProDEM sendiri sedari perppu ini terbit sudah lantang menyuarakan penolakan. Penolakan dilakukan dengan cara berunjuk rasa ke gedung DPR, sekalipun sedang terjadi wabah Covid-19.

Tidak hanya itu, jelang paripurna pengesahan, belasan aktivis ProDEM juga merangsek ke dalam gedung untuk menolak gelaran rapat. Bagi mereka, rapat tersebut tidak sah lantaran kehadiran fisik di ruang rapat tidak kuorum.

ProDEM memang tidak langsung melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Hal ini didasari pemikiran bahwa MK tidak memiliki kewenangan menguji perppu. Kewenangan MK hanya berfokus untuk menguji UU.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya