Berita

Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono, mengonfirmasi pengungkapan sabu sebanyak 402 kg/RMOL

Presisi

Luar Biasa, Polri Kembali Ungkap 402 Kilogram Sabu

KAMIS, 04 JUNI 2020 | 11:52 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui tim Satgasus Bareskrim Polri kembali berhasil mengungkap ratusan kilogram narkoba jenis sabu di wilayah Sukabumi, Jawa Barat.

Seperti disampaikan Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono, sabu yang diamankan Polri, berdasarkan hasil pengitungan sementara, seberat 402 kilogram.

"Sebanyak 402 kilogram," kata Argo, Kamis (4/6).


Namun, Argo masih belum merinci soal tersangka dan kronologi penangkapan itu secara detail. Hal tersebut akan disampaikan dalam konferensi pers resmi.

Ini jelas menjadi sebuah kabar gembira bagi upaya pemberantasan narkoba di tanah air. Terlebih, sebelumnya tim satgas juga telah mengungkap kasus sabu seberat 821 kilogram atau hampir 1 ton di Kota Serang, Banten.

Dalam penangkapan tersebut, warga negara Pakistan berinisial AS, yang diduga pemilik sabu 821 kilogram, memanfaatkan jalur pantai di wilayah Banten Selatan untuk memasukan sabu dari Iran. Sabu kemudian disimpan di dalam gudang di Kampung Kepandean Got, Kecamatan Taktakan, Kota Serang,

Dari hasil pengungkapan tersebut, polisi mengamankan sabu sebanyak 821 kilogram yang dikemas dalam boks plastik bening dalam bungkusan lakban. Guna mengelabhi petugas, pelaku mencampur sabu dengan asam kranji.

Selain AS, polisi juga mengamankan tersangka BA, warga negara Pakistan. Para tersangka disangkakan dengan Pasal 132, 114 dan 112 UU RI No 35/2009 tentang Narkoba dengan ancaman hukuman mati.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya