Berita

Wakil Ketua Komisi II DPR, Yaqut Cholil Qoumas/RMOL

Politik

Utamakan Keselamatan, DPR Kembali Desak KPU Buat Sistem E-Voting

RABU, 03 JUNI 2020 | 17:44 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Keselamatan pemilih dan penyelenggara Pilkada Serentak 2020 yang akan berlangsung di tengah pandemi virus corona baru atau Covid-19 menjadi sorotan DPR.

Wakil Ketua Komisi II DPR, Yaqut Cholil Qoumas menyatakan, keselamatan pemilih dan penyelenggara lebih utama ketimbang penyelenggaran pilkada itu sendiri.

"Pemilu yang dilaksanakan ini akan mengandung risiko yang sangat besar. Saya kira menjadi catatan penting dan harus diperhatikan oleh pemerintah," ujar Pria yang kerab disapa Gus Yaqut ini dalam diskusi daring bertajuk 'Dampak Pandemi Covid-19, Ancaman Pilkada 2020', Rabu (3/6).  


Namun karena kesepakatan antara pemerintah, DPR dan KPU telah diketok terkait jadwal pungut hitung yang akan berlangsung pada 9 Desember 2020 mendatang, maka semua proses tahapan pilkada harus terus berjalan.

Namun demikian, Gus Yaqut berpandangan bahwa instrumen penyelenggaraan pilkada yang disiapkan KPU belum cukup untuk menjaga keselamatan masyarakat pemilih dan penyelenggara.

Karena kultur dan kebiasaan masyaarkat Indonesia terhadap displin masih kurang menurut Gus Yaqut, sehingga protokol kesehatan seperti social distancing dan atau physical distancing akan sulit diterapkan dalam penyelenggaran Pilkada nanti.

"Kita ini dikenal sebagai masyarakat yang sulit untuk displin. Apalagi kalau diperintah melakukan social distancing atupun physical distancing, itu hal yang sulit, karena terkait juga dengan kultur yang kita miliki," katanya.

Untuk itu, Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) ini mendesak KPU untuk mempersiapkan sistem pemungutan suara secara online atau e-Voting.

Karena sejak tahun 2010 yang lalu, Mahkamah Konstitusi (MK), kata Gus Yaqut, sudah pernah memepertimbangkan pelaksanaan pemilu dilaksanakan secara e-Voting. Namun wacana itu sirna. Kemudian, isu yang sama muncul kembali pada tahun 2017 dan tahun 2019 namun tidak juga terwujud.

"Padahal sebenarnya kalau pada waktu itu kita persiapakan problem-problem yang terkait dengan penangan Covid-19 ini dengan pilkada langsung, jika kita sudah siap melaksanakan e-Voting saya kira tidak menjadi masalah," ungkap Gus Yaqut.

"Sehingga pemilih bisa memilih dari rumah dan melalui gadget saja, tidak perlu datang ke TPS. Karena itu saya kira isu e-Voting ini mendapatkan momentum sekarang. Saya kira KPU penting mulai menggagas pelaksanaan e-Voting," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya