Berita

Tas hitam yang sempat dicurigai berisi bom ternyata hanya pipa paralon berisi air/Istimewa

Presisi

Usai Diperiksa Jibom, Benda Mirip Bom Di Cikampek Hanyalah Pipa Paralon Isi Air

SELASA, 02 JUNI 2020 | 17:09 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Misteri tas yang diduga berisi bom telah terpecahkan. Ternyata, tas tersebut hanya sebuah benda yang disusun mirip dengan bom.

Benda diduga bom terbungkus tas warna hitam yang ditemukan di bawah kursi warung makan di Desa Cikampek Selatan, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang itu hanya rangkaian elektronik yang dibentuk mirip bom dan pipa paralon berisi air.

“Hasil pemeriksaan Jibom (penjinak bom), hanya rangkaian elektronik. Ada kabel switch dan timer tanpa power, dan paralon berisi air,” tegas Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan, Selasa (2/6).


Lebih lanjut, Ahmad mendeskripsikan benda yang menyerupai bom tersebut. Terdiri dari pipa berdiameter 10 cm, tiga buah rangkaian kabel warna merah dan hitam yang diikat oleh lakban.

Benda yang diduga bom tersebut sebelumnya ditemukan warga pukul 09.49 WIB Selasa (2/6) di Jalan Jenderal Ahmad Yani Dusun Galur Desa Cikampek Selatan Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang. Persis di depan warung Ayam Bakar Caringin.

Ahmad melanjutkan, setelah mengamankan benda tersebut, polisi melakukan pengamanan terhadap TKP, mencari dan mendata saksi-saksi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya