Berita

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani/Net

Politik

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Sekjen Gerindra Khawatir Seluruh Sektor Bisnis Terpuruk

SENIN, 01 JUNI 2020 | 22:43 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Tren kasus virus Covid-19 di Indonesia masih terus meningkat dan belum ada tanda penurunan kurva kasus positif hingga Senin (1/6).

Kekhawatiran pun dirasakan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani lantran lamanya status bencana nasional pandemik Covid-19 telah berpengaruh pada seluruh sektor bisnis.

Sementara, negara membutuhkan anggaran yang besar, baik dalam penanggulangan bencana ataupun penyaluran bantuan kepada seluruh masyarakat yang terdampak pandemik


"Penyelesaian Covid-19 sampai sekarang belum ada tanda-tanda melandai dan penyelesaian saudara-saudara kita yang terkena dampak sosial dan ekonomi yang disebabkan oleh Covid-19 juga makin hari makin banyak," ungkap Ahmad Muzani dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/6).

Ia mengamini pandemik Covid-19 adalah persoalan rumit dan membutuhkan anggaran banyak hingga menguras APBN dalam mengatasi Covid-19 beserta dampaknya. Oleh karenanya, Partai Gerindra berharap situasi ini tidak membuat pemerintah kehilangan kesabaran.

"Memang menghadapi masalah corona ini menguras ekonomi yang sangat banyak, menguras uang negara yang tidak sedikit. Akibatnya, kemudian uang negara menjadi begitu banyak digunakan menanggulangi dampak kesehatan, sosial, dan ekonomi," ungkap Ahmad Muzani.

"Partai Gerindra akan berjuang terus menerus, agar masyarakat yang terkena dampak sosial ekonomi dapat bantuan dari pemerintah hingga bulan Desember," sambungnya.

Ahmad Muzani menyebut pemerintah kini tengah kesulitan keuangan, bersamaan dengan kewajiban untuk mengatasi masalah ekonomi dan sosial imbas pandemik. Namun terlepas dari beban berat tersebut, pemerintah harus tetap memprioritaskan rakyat yang kini terpuruk menghadapi situasi saat ini.

"Sekali pun ini persoalan yang berat, saya berharap pemerintah tetap memliki semangat untuk membantu mereka yang terkena dampak sosial dan ekonomi," ungkap Ahmad Muzani.

"Pemerintah tetap memiliki kekuatan untuk itu, dan marilah kita bersatu dalam menangani problem ini bersama-sama dengan pemerintah, agar beban yang berat ini bisa terasa ringan," harapnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya