Berita

Permadi Arya atau dikenal dengan sebutan Abu Janda/Net

Hukum

Umat Muslim Diminta Pantau Proses Hukum Abu Janda Hingga Tuntas

JUMAT, 29 MEI 2020 | 21:00 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Penyelidikan Permadi Arya atau lebih dikenal dengan nama Abu Janda terkait tindak pidana ujaran kebencian yang dilakukan Barskrim Polri diminta untuk dikawal seluruh umat muslim.

“Bareskrim Mabes Polri mulai penyelidikan ujaran kebencian Abu Janda. Muslimin, mari kita pantau secara seksama,” kata Ustaz Teuku Zulkarnain di akun Twitternya, Jumat (29/5).

Hal senada juga disuarakan oleh mantan Ketua DPR RI, Marzuki Alie. Ia menjabarkan, selama ini Abu Janda yang giat di media sosial seakan kebal terhadap hukum.


“Orang ini hidupnya dari hasil menghina sesama muslim, tapi kebal hukum. Semoga Allah mengampuni dan memberi hidayah,” timpal Marzuki melalui akun Twitternya.

Berdasarkan jadwal, Permadi Arya diperiksa Polri terkait laporan ujaran kebencian hari ini.

“Permadi Arya alias Abu Janda akan memenuhi panggilan Bareskrim Polri untuk memberikan keterangan sebagai saksi terkait kasus ujaran kebencian di media sosial," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan.

Pemanggilan itu terkait laporan Ikatan Advokat Muslim Indonesia (Ikami) ke Bareskrim Polri pada Desember 2019. Abu Janda dituduh melontarkan ujaran kebencian di media sosial dengan mengaitkan Islam dengan terorisme. Ikami menilai bahwa Abu Janda kerap berulah melakukan ujaran kebencian terhadap agama Islam.

Laporan Ikami diterima kepolisian dengan nomor STTL/572/XII/2019/Bareskrim. Di sisi lain, Ikami melihat telah banyak laporan dengan kasus serupa, namun jarang digubris oleh kepolisian. Maka dari itu, Ikami berharap laporannya ditindaklanjuti polisi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya