Berita

Lumbung pangan Polres Majalengka/Net

Presisi

Siap Jalani New Normal, Polres Majalengka Sulap Lingkungan Jadi Lumbung Ketahanan Pangan

JUMAT, 29 MEI 2020 | 00:12 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sejak Presiden Joko Widodo meminta agar masyarakat terbiasa untuk menjalani the new normal atau kehidupan normal baru, jajaran Polres Majalengka bersiap dengan menyulap lingkungan sekitar menjadi lumbung ketahanan pangan yang memberi banyak manfaat.

Tidak hanya untuk warga setempat, namun ketahanan pangan akan dikembangkan untuk masyarakat di Kabupaten Majalengka.

“Kami manfaatkan lahan kosong di sekitar Polres dan Polsek Jajaran untuk budidaya ikan lele, ikan mas, sayur-sayuran seperti kangkung dan tumbuhan hidroponik,” kata Kapolres Majalengka AKBP Bismo Teguh Prakoso, dalam keteranganya, Kamis (28/5).


Lulusan Terbaik Akpol 2001 ini menambahkan, program budidaya ikan lele, ikan mas, kangkung dan tumbuhan hidroponik tersebut terbukti ampuh untuk ketahanan pangan. Apalagi, saat ini beberapa wilayah bakal menuju ew normal di tengah pandemik Covid-19.

“Ikan lele awalnya hanya 12 kg, hari ini kita panen sudah menjadi 250 kg, itu baru satu Polsek. Jadi ini upaya nyata yang mampu membuahkan hasil,” urainya.

Hasil dari panen, lanjut Bismo, dibagikan untuk masyarakat. Menariknya, tidak hanya lingkungan Polres dan Polsek Jajaran, karena kedepan masyarakat di Kabupaten Majalengka akan ikut dilibatkan. Termasuk kepada anggotanya.

“Kita libatkan masyarakat agar ikut budidaya, misalnya ada yang punya lahan tidak terpakai atau punya potensi apa, kita bantu,
mulai dari benih, pupuk hingga cara budidaya ikan lele, ikan mas, kangkung dan tumbuhan hidroponik,” tambahnya.

Dengan begitu, Bismo berharap,budidaya yang digagas Polres Majalengka mampu mengurangi beban masyarakat di tengah situasi pandemik Covid-19.

“Kalau boleh meminjam istilah bijak, hari ini kami berikan ikan. Besok kami berikan kail untuk menghasilkan sendiri ikannya,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya