Berita

Mantan komisioner Komnas HAM Natalius Pigai/Net

Politik

Natalius Pigai: Saya Setuju Pesantren Jadi Sentra Ekonomi Umat, Jangan Hanya Dimanfaatkan Saat Pemilu

KAMIS, 28 MEI 2020 | 06:47 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pondok pesantren merupakan salah satu tempat yang harus menjadi perhatian serius pemerintah saat menerapkan new normal.

Pasalnya, tanpa perhatian serius, maka kondisi 28.000 pesantren dengan 18 juta santri dan 1,5 juta pengajar serta jutaan masyarakat sekitar pesantren yang menggantungkan kehidupan ekonominya pada pesantren bisa terganggu.

Atas alasan itu, aktivis HAM Natalius Pigai mendukung langkah PKB yang mendesak agar segala upaya dilakukan di pesantren, sehingga dalam fase new normal tidak menjadi cluster baru virus corona.


Sebab bagi Natalius Pigai, pesantren bukan sebatas tempat belajar agama dan peradaban Islam. Melainkan juga menjadi salah satu tempat umat menggantungkan sektor ekonomi.

“Saya setuju, pesantren tidak hanya tempat belajar teologia dan peradabaan Islam tetapi juga sentra ekonomi umat NU,” tegasnya kepada redaksi, Kamis (28/5).

Mantan komisioner Komnas HAM itu yakin bahwa pesantren bisa berubah menjadi segmen rakyat yang riil jika pemerintah benar-benar memberi perhatian.

Hanya saja, selama ini pesantren sebatas dimanfaatkan oleh kalangan tertentu di waktu tertentu. Khususnya, sebatas untuk jadi tempat meraup suara saat pemilu.

“Jangan sampai mereka dimanfaatkan saat pemilu tapi diabaikan saat mereka susah,” tutupnya.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Nina Agustina Tinggalkan PDIP, lalu Gabung PSI

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10

KPK Panggil Pimpinan DPRD Madiun Ali Masngudi

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08

Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar ke Negara Hasil Eksekusi Aset Judol

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53

KPK Panggil Lima Orang terkait Korupsi Pemkab Lamteng, Siapa Saja?

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26

Dua Pengacara S&P Law Office Dipanggil KPK

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20

Legislator PKS: Bangsa yang Kuat Mampu Produksi Kebutuhan Pokok Sendiri

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16

Perketat Pengawasan Transportasi Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02

BPKH Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Total Hadiah Rp120 Juta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01

TNI Tangani Terorisme Jadi Ancaman Kebebasan Sipil

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00

Selengkapnya