Berita

Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan/RMOL

Presisi

Polda Sumut Tengah Kumpulkan Fakta Penyelidikan Dugaan Penyelewengan Bansos

SELASA, 26 MEI 2020 | 18:17 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menyampaikan bahwa saat ini Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Sumatera Utara tengah bekerja mengumpulkan fakta-fakta dalam rangka penyelidikan dugaan penyelewengan dana bantuan sosial atau Bansos.

“Pengumpulan fakta-fakta penyelidikan tetap dilakukan namun tidak mengganggu jalannya pendistribusian bantuan sosial bagi warga yang membutuhkan,” kata Ahmad di gedung NTMC Polri, MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (26/5).

Disamping itu, Ahmad menambahkan, Direskrimsus Polda Sumut juga telah melakukan pemanggilan terhadap beberapa saksi-saksi untuk menggali informasi tentang dugaan penyelewengan bantuan sosial bagi warga terdampak Covid-19 di beberapa kabupaten dan kota di wilayah Provinsi Sumatera Utara.


Namun, Ahmad tak merinci berapa orang saksi yang telah dipanggil untuk dimintai keteranganya.

Sebelumnya, Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin mengatakan masih mendalami dugaan penyelewengan dana Bansos dan bantuan langsung tunai (BLT) di sejumlah daerah.

"Saya sudah perintahkan Dirreskrimsus Polda Sumut untuk menyelidiki dugaan penyimpangan dana bansos dan BLT," kata Martuani dalam talkshow online Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Sumut di Kantor Gubernur Sumut pada Senin lalu (18/5).

Mantan Asisten Operasi (Asops) Kapolri tersebut menerangkan Polda Sumut tidak akan mentoleransi tindakan yang mencederai rasa keadilan, seperti kasus penyelewengan dana bansos dan BLT Covid-19.

"Para pelakunya akan dijerat dengan pasal-pasal tindak pidana korupsi,” pungkas Martuani.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya