Berita

Kapolri di Markas Korlantas usai teleconference dengan jajarannya se Indonesia/RMOL

Presisi

Operasi Ketupat 2020 Lancar, Kapolri Apresiasi Jajaran Korps Lalu Lintas

SELASA, 26 MEI 2020 | 15:26 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kapolri Jenderal Idham Azis menilai pelaksanaan Operasi Ketupat 2020 yang digelar bersamaan dengan penerapan larangan mudik telah berjalan dengan baik.

Tak ayal, orang nomor satu di korps bhayangkara ini mengapresiasi kinerja Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri yang menjadi jantung dalam Operasi Ketupat 2020 yang disampaikanya langsung usai rapat teleconfrence bersama seluruh jajaran Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri yang membahas pengamanan arus balik Lebaran di tengah pandemikatau virus corona baru (Covid-19). 

“Saya juga mengapresiasi rekan-rekan jajaran lalu lintas, yang telah bekerja dengan baik dan saya berharap disisa waktu ini semuanya kita bisa laksanakan dengan baik,” kata Idham di markas Korlantas Polri, MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (26/5).


Tidak hanya kepada jajaran Korps Lalu Lintas, Idham juga mengapresiasi TNI, Pemda serta komponen masyarakat lain yang turut membantu kelancaran Operasi Ketupat 2020.

Untuk itu, Idham mengatakan bakal memperpanjang masa pelaksanaan Operasi Ketupat hingga tanggal 7 Juni 2020. Hal itu sebagai upaya untuk menekan arus balik kendaraan usai perayaan Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran 2020.

"Ops ketupat ini akan brakhir sampai tanggal 30 Mei tapi saya perintahkan ke Asops dan Kakorlantas untuk lanjutkan selama 7 hari sampai tanggal 7 Juni,” ujarnya.

Idham menjelaskan, perpanjangan itu nantinya akan digelar dengan teknis operasi pengamanan dan pengawasan secara rutin hingga suasana arus lalu lintas sampai dipastikan normal, terkendali dan kondusif.

"Dengan operasi rutin yang ditingkatkan, sehingga kami yakinkan benar-benar setelah tanggal 7 itu semua situasi sudah normal," pungkas alumnus Akpol 1988 ini.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya