Berita

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto/Net

Bisnis

Instruksi Idul Fitri Airlangga Hartarto: Fokus 7 Juta Tenaga Kerja Yang Belum Beruntung Dan 2 Juta Yang Kehilangan Pekerjaan

SELASA, 26 MEI 2020 | 08:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Aktivitas perkantoran di Kemenko Perekonomian akan dimulai lagi pada Rabu (27/5). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangg Hartarto mengingatkan  jajarannya untuk tetap melakukan protokol kesehatan secara ketat dalam pelaksanaan tugas-tugasnya.

"Pada Rabu besok, tanggal 27 Mei, Kemenko Perekonomian berencana akan mengambil inisiatif untuk Work From Office (WFO) secara terbatas. Dan, tentunya, kita harus menunjukkan protokol kesehatan yang diterapkan di dalam mekanisme kerja Work From Home tersebut," ujar Airlangga saat acara Halalbihalal Idul Fitri 1441 H Keluarga Besar Kemenko Perekonomian, yang dilakukan secara virtual pada hari kedua Idul Fitri, Senin (25/5), dan disiarkan di YouTube.

Airlangga yang didampingi sang isteri, Yanti K. Isfandiari, menegaskan WFO terbatas dijalankan sambil menunggu vaksin Covid-19 ditemukan.


“Kami berharap semua bisa kembali ke kehidupan seperti sebelum pandemik,” tutur Airlangga.

Kemenko Perekonomian, menurut Airlangga Hartarto, sedang menghitung, mendata, dan mendorong agar masyarakat berani kembali memulai kehidupan normal baru (new normal). Tugas dan tantangan sektor perekonomian akan jauh lebih berat. Kemenko Perekonomian diminta menyosialisasikan dan mendorong kehidupan normal baru untuk menggerakkan kembali ekonomi nasional yang sempat menurun akibat pandemik sekaligus tetap fokus memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Tugas pemerintah di sektor ekonomi adalah menjaga pertumbuhan, agar 7 juta tenaga kerja yang sebelumnya belum bisa bekeja, ditambah lagi 2 juta yang terdampak Covid-19, saudara-saudara yang kita kehilangan pekerjaan," ujar Airlangga.

Dalam situasi seperti itu, Airlangga berharap, kesempatan bekerja bisa ditimbulkan kembali sehingga semangat untuk membangun perekonomian di tiap-tiap keluarga Indonesia dapat tumbuh kembali.

Pada acara halal bihalal ada tausiyah dan doa dari intelektual Muslim Prof Dr Komaruddin Hidayat.

Dalam ceramahnya, Komaruddin mengingatkan agar tanggung jawab untuk menjaga keberlangsungan negara juga harus melibatkan partisipasi berbagai unsur masyarakat sipil khususnya kalangan agama yang ada di tanah air.

“Sejak dahulu aspek keagamaan di Indonesia secara konstruktif telah banyak membantu tugas-tugas kenegaraan dan kohesi sosial bangsa Indonesia. Sekian banyak masalah di masyarakat yang mungkin instrumen negara tidak mampu menjangkau dapat diselesaikan oleh instrumen sosial keagamaan,” ujar Komaruddin.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya