Berita

Ilustrasi penyekatan masyarakat yang berupaya mudik/Net

Presisi

Lebaran Pertama, Polisi Gagalkan Upaya 2.717 Kendaraan Yang Coba Keluar Jakarta

SENIN, 25 MEI 2020 | 13:10 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Meski sudah dilakukan berbagai upaya pencegahan, masih saja ada masyarakat yang nekat untuk mudik. Termasuk di hari pertama Idul Fitri, Minggu kemarin (24/5).

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat, hingga 24 Mei 2020 atau hari pertama Idul Fitri 1441 Hijriah, ada 2.717 kendaraan yang coba keluar dari Jakarta.

"Ada 2.717 kendaraan coba keluar pada hari pertama lebaran," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, saat dikonfirmasi, Senin (25/5).


Dibandingkan Jumat dan Sabtu, data tersebut memang mengalami penurunan. Pada Jumat (22/5), tercatat ada 5.209 kendaraan, sedangkan Sabtu (23/5) ada 4.025 kendaraan.

Sambodo merinci, untuk jumlah kendaraan yang diputar balik pada Lebaran pertama sebanyak 2.341 kendaraan yang coba keluar lewat Pintu Tol Cikarang Barat. Kemudian, 11 kendaraan lewat Pintu Tol Bitung/Cikupa, dan selebihnya sebanyak 365 kendaraan lewat jalur arteri.

"Kendaraan pribadi mendominasi (keluar Jadetabek)," katanya.

Sambodo menambahkan, ada 275 pelanggar PSBB pada hari lebaran pertama. Namun, dalam hal ini, polisi tidak memiliki kewenangan memberi sanksi denda. Sehingga mereka hanya memberi teguran.

"Sebanyak 275 (pelanggar) di DKI Jakarta," kata Sambodo.

Rinciannya, sebanyak 32 pelanggar mengendarai sepeda motor dengan boncengan tapi alamat tempat tinggalnya tidak sama berdasarkan KTP. Kemudian, 4 pelanggar melakukan pelanggaran tidak melakukan pembatasan jarak penumpang saat mengendarai roda empat.

Lalu untuk jenis pelanggaran pengendara roda dua maupun empat yang tidak memakai masker ada sebanyak 82 pelanggar. Pelanggaran roda empat jumlah penumpangnya melebihi 50 persen sebanyak 50 pelanggar. Pelanggaran pengendara roda dua tak mengenakan sarung tangan sebanyak 105 pelanggar. Untuk pelanggaran jam operasional tidak ada.

"Kemudian pengendara bersuhu tubuh di atas normal juga tidak ada dan terakhir pelanggaran ojek online berpenumpang sebanyak dua pelanggar," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya