Berita

Bupati Bener Meriah, Tgk Sarkawi, memilih mundur dari jabatannya/RMOLAceh

Politik

Bupati Bener Meriah Mengundurkan Diri Karena Lima Ruas Tulang Belakangnya Bermasalah

SENIN, 25 MEI 2020 | 07:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tgk Sarkawi menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Bupati Bener Meriah, Aceh. Kabar ini disampaikan Sarkawi sebelum pelaksanaan shalat Idul Fitri, di Lapangan Masjid Agung Babussalam, Bener Meriah, Minggu (24/5).

Sarkawi mengungkapkan penyakit di tulang belakang menjadi alasannya untuk mundur. “Ada lima ruas tulang belakang yang sedang bermasalah. Paling berat ada tiga ruas,” jelas Sarkawi, dikutip Kantor Berita RMOLAceh.

Penyakit ini telah dideritanya bertahun-tahun lalu, saat dia menjadi santri di sebuah pondok pesantren di Jawa Tengah. Saat itu, kata Sarkawi, dia terjatuh dari pohon yang tingginya 12 meter.


Sarkawi mengaku mencoba berbagai bentuk pengobatan, di dalam dan luar negeri. Namun tak kunjung mendapat kesembuhan. Alhasil, kinerjanya sebagai kepala daerah pun mulai terganggu.

Keputusan pengunduran diri ini diambil setelah bermusyawarah dengan keluarga, orang tua, dan meminta izin serta nasihat dari Pelaksana tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Menurutnya, keluarga dan orang tua sudah sangat memahami kondisi yang dialaminya.

Surat pengunduran diri resmi akan disampaikan Sarkawi kepada Menteri Dalam Negeri, Gubernur Aceh dan DPRK Bener Meriah. Sebelum proses itu selesai dan disetujui, Sarkawi tetap menjalankan kewajiban sebagai Bupati Bener Meriah.

Sarkawi juga memohon doa dari seluruh masyarakat Bener Meriah untuk kesembuhannya. Dia juga meminta maaf bila dalam kepemimpinannya sebagai wakil bupati dan sebagai bupati banyak hal yang belum terpenuhi.

Untuk diketahui, Sarkawi memenangkan Pemilihan Kepala Daerah Bener Meriah pada 2017. Saat itu, dia menjadi wakil bupati berpasangan dengan Ahmadi. Ahmadi lantas ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi atas tuduhan korupsi dan divonis bersalah. Sejak itulah Sarkawi menjabat sebagai bupati.

Di sisi lain, Ketua DPRK Bener Meriah, Mohd Saleh, berharap Sarkawi mempertimbangkan kembali keputusan itu.

“Sebagai lembaga legislatif, kami tentu saja berharap bupati mempertimbangkan kembali apa yang beliau sampaikan,” ujar Saleh.

Namun, kata Saleh, apabila keputusan ini sudah bulat, karena kesehatan sebagai pertimbangan utama, Saleh mendukung penuh rencana tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya