Berita

Ilustrasi mudik gratis dari pemerintah yang ditiadakan di tahun 2020/Ist

Politik

Aktivis HAM: Rela Tinggalkan Tradisi Mudik Bukti Solidaritas Umat Islam Indonesia Tinggi

MINGGU, 24 MEI 2020 | 21:54 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Umat Islam di Indonesia dinilai telah membuktikan solidaritas kemanusiaan karena bersedia tidak mudik yang merupakan tradisi sejak lama saat Idul Fitri.

Tak hanya itu, menurut aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Hermawanto, hal itu juga menjadi bukti sebagian besar masyarakat taat menjalani kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan pemerintah.

"Bukti kemenangan paripurna umat Islam melawan nafsu, menghindari mudhorot yang lebih besar, menghindari risiko penyebaran wabah yang meluas dan dalam rangka menjaga nyawa manusia (hifdzun nafs) yang merupakan bagian dari tujuan hadirnya Islam di muka bumi (maqashidus syariah)," ucap Hermawanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (24/5).


Kesabaran umat Islam di Indonesia menghadapi wabah yang terus meluas di tengah kegamangan pemerintah menghadapi corona, kata Hermawanto, juga menunjukkan tingkat keimanan pribadi yang bertakwa, yang menjadi tujuan dihadirkannya perintah puasa oleh Allah SWT.

"Kesabaran, ketawakalan, solidaritas umat Islam pada kondisi saudaranya yang dalam kesulitan dan tetap menjalankan puasa di tengah wabah corona bukti kemenangan pribadi muslim paripurna," katanya.

"Sebagai bangsa, kita bangga memiliki aset besar, umat Islam yang bertaqwa telah membuktikan solidaritas kemanusiaan, walaupun terpisahkan oleh jarak, meninggalkan tradisi mudik sebagai budaya, bahkan rela berdiam diri di rumah tanpa bersosialisasi dengan manusia lain yang merupakan kodrat sebagai mahluk sosial," tandas praktisi hukum Universitas Brawijaya ini.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya