Berita

Presiden Joo Widodo/Net

Politik

Skala Prioritas Pemerintah Lawan Corona Bukan Kesehatan Masyarakat

JUMAT, 22 MEI 2020 | 16:04 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pemerintah sejatinya tidak menjadikan kesehatan masyarakat sebagai prioritas utama yang harus diselamatkan ketika berperang melawan pandemik virus corona atau Covid-19.

“Soal perang lawan corona, skala prioritas pemerintah nampaknya bukan pada sisi kesehatan semata. Tetapi ekonomi dan sosial turut diakomodir,” kata analis politik dan kebijakan publik Adib Miftahul kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (22/5)

Dengan kebijakan yang demikian, pemerintah akan memaksa secara pelahan masyarakat untuk menyesuaikan dengan kondisi the new normal atau kehidupan baru yang normal di tengah pandemik Covid-19.


“Karena pemerintah sudah jelas tak sanggup secara menyeluruh menyelesaikan Covid-19,” tekan Adib menyimpulkan.

Di sisi lain, Adib menambahkan, dalam menghadapi pandemik corona yang berimbas kepada sosial ekonomi justru memperlihatkan ketakutan pemerintah. Ketakutan itu, sambung Adib, yang menimbulkan kesemrawutan pemerintah dalam menangani pandemik Covid-19.

“Bansos yang digadang bisa menambal lubang ketika PSBB berlangsung nyatanya amburadul. Dan pemerintah daerah dan pusat tak berdaya soal ini. Bansos diberikan, PSBB berlangsung, outputnya Covid-19 bisa ditekan. Nah ini tak berhasil. Malah ada kebijakan kontraproduktif seperti pelonggaran PSBB,” pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya