Berita

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Nasdem, Willy Aditya /Net

Politik

Bukan Menyoroti M.Nuh, Nasdem Kritik Konser Amal Gagasan Bamsoet Saat Pandemik Covid-19

JUMAT, 22 MEI 2020 | 13:03 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Buruh bangunan pemenang lelang motor listrik bertandatangan Presiden Joko Widodo M.Nuh dianggap melakukan prank.

M.Nuh memenangkan lelang pada acara konser amal  yang diegagas oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Bambang Soesatyo bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Badan penanggulangan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Nasdem, Willy Aditya menyampaikan kejadian yang menimpa M.Nuh bukanlah sebagai fenomena yang perlu disudutkan. Ia melihat kejadian M.NUh ini justru mengajarkan masyarakat Indonesia tentang banyak hal.


“Mulai dari ketidakpahaman seorang anggota masyarakat tertentu, hingga kurang tepatnya sebuah cara yang kita ambil dalam merespons sesuatu,” kata Willy kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (22/5).

Menurutnya, M. Nuh hanya orang awam yang tidak bisa membedakan yang namanya lelang dengan undian. Dia sangka lelang kemarin itu undian.

“Dengan segala keluguan dan kepolosannya dia kemudian mengakses nomor layanan yang digunakan untuk acara lelang saat itu. Dianggaplah dia sebagai pemenang lelang,” katanya.

Willy mengaku dirinya tidak begitu tertarik untuk menyoroti keluguan M.Nuh yang mengira telah mendapatkan undian malah justru dia harus membayar mahal motor Jokowi. Ia menyoroti  konser amal di tengah pandemik virus corona baru (Covid-19).

“Mengapa dalam merespons sebuah wabah, sebuah pandemik, orang-orang yang memiliki wewenang, justru karikatif seperti itu langkahnya,” bebernya.

“Mengapa harus dengan konser? Secara ketentuan memang tidak masalah. Sah-sah saja. Tetapi secara etika, itu bermasalah. Secara taktik dan strategik juga,” tandasnya.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Wall Street Menguat Ditopang Kebangkitan Saham Teknologi

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:11

Pemerintah Pastikan Beras Nasional Pasok Kebutuhan Jamaah Haji 2026

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:07

KPK Akan Panggil Lasarus dan Belasan Anggota Komisi V DPR Terkait Kasus Suap DJKA

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:49

Harga Emas Dunia Melejit, Investor Antisipasi Kebijakan The Fed 2026

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:36

Menhaj Luncurkan Program Beras Haji Nusantara

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:18

Raja Charles Siap Dukung Penyelidikan Polisi soal Hubungan Andrew dan Epstein

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:15

Prabowo Paham Cara Menangani Kritik

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:09

Saham UniCredit Melejit, Bursa Eropa Rebound ke Level Tertinggi

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:00

Suara Sumbang Ormas

Selasa, 10 Februari 2026 | 06:57

Dirut BPR Bank Salatiga Tersangka Korupsi Kredit Fiktif

Selasa, 10 Februari 2026 | 06:40

Selengkapnya