Berita

Ujang Komarudin menilai hasil konser amal yang digelar beberapa waktu lalu dipengaruhi niat penyelenggara/Net

Politik

Dagelan Lelang Motor Jokowi, Bikin Rakyat Sakit Perut Nahan Tawa

JUMAT, 22 MEI 2020 | 11:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

RMOL. Konser amal penggalangan dana untuk penanganan Covid-19 yang digelar beberapa waktu lalu tak henti-hentinya menjadi sorotan.

Setelah publik dibuat geleng-geleng kepala karena konser tersebut melanggar aturan physical distencing, pemenang lelang motor listrik bertanda tangan Presiden Joko Widodo dalam acara tersebut juga melahirkan tanda tanya besar.

Pasalnya, pemenang lelang motor itu, Muhammad Nuh, justru dikabarkan telah meminta perlindungan Polres Kota Jambi karena ditagih pembayaran sebesar Rp 2,5 miliar. Menurut Kapolda Jambi, Irjen Firman Shantyabudi, M Nuh, tak paham dirinya menjadi pemenang lelang dan justru mengira dirinya mendapat hadiah.


Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, menilai peristiwa konser amal itu membuat rakyat sakit perut karena harus menahan tawa.

"Rakyat menilainya ini sebuah peristiwa yang ngeri-ngeri sedap," ungkapnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (22/5).

Menurut Ujang, jika konser amal itu dari awal niatnya baik, maka proses dan akhirannya pun akan berjalan baik.

Namun, jika niat ingin dilihat 'wow' oleh publik dan dipandang sebagai  pahlawan bagi rakyat, maka yang justru muncul dan terjadi adalah peristiwa-peristiwa aneh dan lucu.

"Mungkin sudah skenario Tuhan, jalannya harus seperti itu. Lucu dan menggelikan," pungkas Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) itu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya