Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Bantu Buruh, SPSI Kabupaten Bandung Siap Kucurkan Bantuan Pinjaman Rp 10 Triliun

JUMAT, 22 MEI 2020 | 10:26 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Untuk membantu kalangan buruh yang saat ini ikut terdampak pandemik covid-19, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Bandung kini menyiapkan program pinjaman khusus.

Pada tahap pertama, program yang diberi label SPSI Peduli ini menyiapkan dana sebesar Rp 10 triliun bagi 100.000 buruh dengan maksimal pinjaman sebesar Rp 10 juta per orang.

Begitu dikatakan Ketua Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Tekstil Sandang dan Kulit SPSI Kabupaten Bandung, Uben Yunara, dalam keterangannya kepada sejumlah wartawan, Kamis (21/5).


Uben menuturkan, program ini diinisiasi SPSI bekerja sama dengan perusahaan besar di Jakarta sebagai penyedia anggaran yang akan mulai bergulir awal Juni hingga Juli mendatang.

“Teknis untuk mendapatkan bantuan ini para buruh hanya diwajibkan mengajukan syarat berupa KTP-elektronik dan Kartu SPSI. Tanpa ada rekomendasi dari SPSI tidak bisa dicairkan,” jelas Uben, dinukil Kantor Berita RMOLJabar.

Bantuan pinjaman tersbut, tambah Uben, diprioritaskan bagi para buruh yang saat ini dirumahkan serta bagi mereka yang saat ini telah berstatus kontrak dengan masa kerja sudah di atas 3 tahun.

“Untuk pengembalian pinjaman diambil dari upah kerja yang dibayarkan oleh perusahaan masing-masing. Karena program SPSI ini pun bekerja sama dengan pabrik tempat buruh bekerja,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya