Berita

Kapolresta Bekasi, KOmbes Wijonarko/RMOL

Presisi

Pasca Bentrokan Ormas PP Vs PSHT, Kombes Wijonarko Pastikan Kondisi Kota Bekasi Kondusif

JUMAT, 22 MEI 2020 | 01:39 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Wijonarko memastikan kondisi Kota Bekasi telah kondusif pasca bentrokan antara organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila (PP) dengan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).

"Jadi dalam pelaksanaannya, setelah kita imbau, mereka membubarkan diri kemudian kita kawal, kita dampingi sehingga perjalanan mereka dipastikan tidak menganggu kamtibmas. Tentunya kita juga untuk menjaga kondusifitas wilayah sehingga diharapkan mereka kembali dengan tenang nyaman dan situasi terkendali," ucap Kombes Wijonarko kepada wartawan di depan Polsek Bekasi Kota, Jumat dini hari (22/5).

Sehingga, Wijonarko mengimbau masyarakat Kota Bekasi untuk tetap tenang lantaran kondisi sudah dipastikan kondusif.


"Terkait kejadian tersebut, kepada warga masyarakat untuk tetap tenang, situasi dapat terkendali dan secara umum situasi wilayah kota Bekasi aman dan kondusif," kata Wijonarko.

Selain itu kata Wijonarko, pihaknya akan melakukan gelar pasukan dari Polres Metro Bekasi Kota beserta Polsek jajarannya, TNI serta bantuan personel dari Polda Metro Jaya untuk berjaga di setiap titik lokasi di Kota Bekasi untuk menghindari bentrokan susulan.

"Iya memang dalam hal ini kita tidak mau ambil resiko, kita akan menggelar kekuatan baik itu personel kepolisian, TNI. Iya dalam hal ini kita dapat bantuan dari Polda untuk memastikan situasi dapat terkendali," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya