Berita

Ketua KPU RI, Arief Budiman/Ist

Politik

KPU Usul Tempat Pemungutan Diperlebar, Pemilih Tiap TPS Dikurangi

JUMAT, 22 MEI 2020 | 01:11 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Skenario penyelenggaraan Pilkada di masa pandemik virus corona baru atau Covid-19 tengah disiapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU RI), mulai dari pelebaran ukuran tempat pemungutan suara (TPS) hingga mengurangi jumlah pemilih di setiap TPS.

Begitu yang disampaikan Ketua KPU, Arief Budiman saat menjadi pembicara diskusi daring bertajuk 'Perppu Pilkada: Design Tahapan Pilkada Serentak Pada Masa Pandemik Covid-19' yang diselenggarakan Badan Saksi Nasional (BSN) Golkar, Kamis (21/5).

“Yang sudah diusulkan oleh KPU adalah melebarkan TPS, kemudian ada usulan untuk mengurangi pemilih tiap TPS, maka konsekuensinya TPS bertambah dan itu pasti berdampak kepada biaya,” kata Arief Budiman.


Pihaknya juga tengah mencari format baru berupa digital campaign bagi para kandidat Kepala Daerah.

Namun tak dipungkiri ada tugas berat yang dihadapi KPU, yakni memastikan masyarakat mampu memahami kehidupan normal baru atau the new normal selama wabah Covid-19 masih terjadi.

“Ini menjadi tugas kita semua bahwa ini ada new normal untuk kita jalankan, saya tidak tahu apakah kita punya cukup waktu untuk menjalankan ini,” jelas Arief.

Lebih jauh, Arief mengatakan, saat ini 25 negara tetap menyelenggarakan Pemilu, 57 di antaranya memutuskan untuk menunda lantaran wabah Covid-19 masih mewabah di negara mereka.

Negara yang tetap menyelenggarakan Pemilu pun perlu memikirkan bukan hanya teknis pelaksanaan, melainkan subtansi pemilu itu sendiri.

“Misal kita di Indonesia, harus menyiapkan 275 masker untuk para pemilih, dan 1.500 lebih hand sanitizer di setiap TPS yang ada,” pungkas Arief.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya