Berita

Wasekjen Partai Demokrat, Muhammad Rifai Darus/Ist

Politik

Jokowi Ajak Rakyat Berdamai Dengan Corona, Demokrat: Kita Sedang Perang Tuan, Jangan Bunuh Kami Karena Engkau Ragu

KAMIS, 21 MEI 2020 | 21:31 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat Indonesia agar berdamai dengan virus corona baru (Covid-19).

Pada saat yang hampir bersamaan Gugus Tugas penanganan Covid-19, Kamis (21/5) menyatakan penambahan kasus tertinggi sejak 3 bulan terakhir yakni 973 kasus.

Hingga saat ini jumlah total kasus sebanyak 20.162 orang, dan 1.278 orang akhirnya meregang nyawa.


Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Muhammad Rifai Darus mengaku heran dengan Presiden Joko Widodo yang nampak gamang dan ragu dalam menangani pandemik Covid-19.

Dengan satire, MRD -sapaan akrabnya- menyebutkan bahwa seorang pemimpin seharusnya langsung menyiapkan diri untuk berperang saat musuh datang.

MRD menegaskan bahwa saat ini wabah Covid-19 sudah jelas di depan mata dan menjadi musuh bersama.

"Ketika suara keras itu terdengar “ Musuh telah datang, Peperangan Dimulai” Maka siapapun pasti langsung menyiapkan diri agar tidak terluka apalagi mati dalam peperangan itu," demikian sindiran Mantan Ketua Umum DPP KNPI kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis malam (21/5).

Dalam kondisi seperti saat ini, perlu kewaspadaan dari seluruh elemen bangsa. Namun demikian, jika tidak ada komando yang tegas maka yang terjadi justru akan memberburuk dampak pandemik Covid-19.

"Ketika pasukan berada dalam kewaspadaan yang sempurna, namun panglima perang tak berikan komando secara tegas, maka kehancuran akan dialami," tandas Putra Papua ini.

Direktur Eksekutif Indonesia Development Review ini mengingatkan Presiden Jokowi bahwa saat ini negara ini berperang dengan Covid-19.

Ia mewanti-wanti jangan sampai rakyat justru dikorbankan karena ketidaktegasan dalam menghadapi pandemik global yang sudah menghilangkan ratusan ribu nyawa di berbagai belahan dunia.

"Kita sedang perang tuan, Jangan bunuh kami pasukanmu hanya karena engkau ragu dalam berteriak!," tegasnya.

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

UPDATE

ANTAM Salurkan Ratusan Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Operasional

Rabu, 27 Mei 2026 | 14:11

Purbaya Tak Tahu Menahu Anggaran Rp100 Miliar untuk Sapi Kurban Prabowo

Rabu, 27 Mei 2026 | 14:10

Matahari Tepat di Atas Ka’bah pada 27-28 Mei, Momen Cek Arah Kiblat

Rabu, 27 Mei 2026 | 14:02

Erdogan Serukan Solidaritas untuk Gaza dalam Pesan Iduladha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 | 14:02

Menkes Ungkap Penyebab Kolesterol Naik Setelah Makan Daging Kambing

Rabu, 27 Mei 2026 | 13:57

Warga Pati Jadi Korban Penipuan Masuk Akpol Bayar Rp1,5 Miliar

Rabu, 27 Mei 2026 | 13:37

Politisi PDIP Minta Indonesia Serius Tangani Regulasi Soal AI

Rabu, 27 Mei 2026 | 13:25

Putusan MK Momentum Benahi Kaderisasi Politik Perempuan

Rabu, 27 Mei 2026 | 13:20

Bandar Sabu Ngamuk saat Ditangkap, Polisi Kena Tusuk

Rabu, 27 Mei 2026 | 13:15

Arus Kendaraan Melonjak Hampir 9 Persen, Jalur Trans Jawa-Bandung Paling Padat

Rabu, 27 Mei 2026 | 13:11

Selengkapnya