Berita

Ketua GNPF Ulama Kota Binjai, Sanni Abdul Fattah, meminta masyarakat waspada terhadap jebakan betmen di pengujung Ramadhan/RMOLSumut

Politik

GNPF Binjai: Waspada, Pengujung Ramadhan Bisa Jadi Bahan Olokan Dan Pojokkan Umat Islam

KAMIS, 21 MEI 2020 | 14:16 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemerintah terkesan sengaja menjadikan bulan Ramadhan dan Covid-19 sebagai bahan olok-olokan terhadap umat Islam.

Hal itu disampaikan Ketua GNPF Ulama Kota Binjai, Sanni Abdul Fattah, kepada Kantor Berita RMOLSumut, Kamis (21/5).

“Logika berbangsa hari ini sudah dibuat amburadul. Pemerintah menjadikan bulan suci Ramadhan dan virus corona sebagai bahan untuk mengolok-olok umat Islam,” kata Sanni.


Mulai dari mudik dan pulang kampung, pelaksanaan shalat di masjid, hingga berdamai dengan corona dengan alasan menggerakkan kembali ekonomi, lanjut Sanni, semua itu adalah provokasi yang berakhir pada olok-olokan kepada umat Islam.

“Kenyataannya hari ini, aktivitas perdagangan yang dimonopoli kelompok bukan pribumi lancar jaya. Mall dan pasar ramai. Warga disilaukan dengan diskon gila-gilaan. Sementara beberapa bulan lalu, kita umat Islam sudah saling berbantah-bantahan dan ditertawakan karena persoalan Covid-19. Inikah yang dimaui Pemerintah?" ucap Sanni.

Jargon berdamai dengan Covid-19 yang disampaikan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu, dinilai Sanni, benar-benar melahirkan tafsir yang salah kaprah.

Dikatakan Sanni, pemerintah dan kelompok-kelompok pengendali modal dan kekuasaan menjadikan umat Islam sebagai bahan bakar kehancuran Indonesia.

“BuzzerRp dan robot ternak peliharaan penguasa pun terus gentayangan membangun opini dan bully yang menyasar umat Islam di dunia maya. Mereka ramai memojokkan umat Islam dengan memanfaatkan kondisi pelonggaran yang disampaikan Jokowi. Seakan, aktivitas di pengujung Ramadhan ini nantinya bisa menjadi alasan apabila ke depan tingkat kematian akibat corona semakin meninggi,” kata Sanni.

Sementara itu, pelonggaran terkesan tebang pilih. Pasar dibuka, manusia berjubel desak-desakan untuk berbelanja. Aturan dan tata cara shalat Idul Fitri untuk masing-masing keluarga pun terus diviralkan. Namun, sambung Sanni, tetap saja umat Islam tak diizinkan untuk shalat Idul Fitri di lapangan alun-alun.

“Saya mengimbau kepada umat Islam agar waspada dan menggunakan sisa-sisa hartanya untuk dibelanjakan kepada hal-hal yang primer. Kita tak pernah tahu, sampai kapan jebakan betmen ini terus dipasang untuk menjerat dan memojokkan umat,” pungkas Sanni.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya