Berita

Presiden Joko Widodo dan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla berjabat tangan/Net

Politik

Kritik Jusuf Kalla Ke Jokowi Tidak Bermuatan Politik

KAMIS, 21 MEI 2020 | 12:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah sebaiknya tidak alergi dengan sikap para tokoh bangsa yang mulai mengkritilk kebijakan Presiden Joko Widodo dalam menangani wabah virus corona. Seperti kritik mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla atas pernyataan “berdamai dengan corona” yang dilontarkan Jokowi.

Tokoh bangsa sekaliber ketua Palang Merah Indonesia (PMI) itu diyakini banyak mengetahui soal Covid-19 di tanah air ini.

Begitu kata anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Kamis (21/5).


"Menurut saya, apa yang disampaikan Pak Jusuf Kalla itu ada benarnya, sangat benar. Apalagi beliau di PMI yang saya kira punya tanggung jawab untuk penanganan kesehatan di Indonesia," ujar Saleh Daulay.

Lagipula, lanjut Wakil Ketua Fraksi PAN di DPR RI ini, kritikan dari JK merupakan bentuk kontribusi dan menjalankan tugas moral terhadap bangsa Indonesia selaku mantan Wakil Presiden RI.

"Pak JK tuh enggak punya kepentingan politik apa-apa ketika bicara seperti itu. Justru menurut saya itu adalah bentuk rasa tanggung jawab juga untuk ikut berbagi dan bertukar pikiran terhadap penyelesaian masalah virus ini," ujarnya.

"Kita tidak bisa memandang sebelah mata terhadap penyebaran virus corona ini. Karena sampai hari ini faktanya bahwa virus ini masih banyak menelan korban," demikian Saleh Daulay.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya