Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Mesti Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Longgarkan PSBB

KAMIS, 21 MEI 2020 | 10:21 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rencana pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) telah dibuat pemerintah. Presiden Joko Widodo memastikan langkah itu akan diambil berdasarkan perkembangan data kasus virus corona baru atau Covid-19.

Namun menurut pengamat kesejahteraan dan pembangunan sosial, Sirojudin Abbas, pemerintah juga mesti memastikan kesiapan masyarakat dalam hal perubahan gaya hidup sebelum mengambil langkah pelonggaran PSBB.

"Pelonggaran PSBB juga tidak bisa tergantung pada faktor penurunan jumlah penularan saja. Tapi juga pada faktor kesiapan masyarakat mengubah perilaku yang bisa mencegah penularan," ujar Sirojudin saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (21/5).


Selain perubahan gaya hidup dan perilaku, pemerintah juga perlu memastikan kemampuan masyarakat untuk bisa beradaptasi menjalani hidup di tengah pandemik corona ini.

"Juga kemampuan masyarakat beradaptasi dengan lingkungan dan keadaan baru yang telah berubah," papar doktor filsafat (Ph.D) dari University of California Berkeley ini.

Lebih lanjut, Sirojudin berharap kepada pemerintah untuk bisa mempertimbangkan hal-hal tersebut. Sementara untuk masyarakat, dia berharap agar proses perubahan gaya hidup dan adaptasi bisa berjalan dengan baik. 

"Maka, adaptasi atau perubahan gaya hidup menjadi sangat penting. Faktor ini semua orang bisa kontrol dan bisa ikut kontribusi," demikian Sirojudin Abbas.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya