Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Distrust Dari Masyarakat Bisa Terjadi Jika Pemerintah Terus Mencla-mencle

KAMIS, 21 MEI 2020 | 09:11 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah terjadi sebagai akibat dari pernyataan yang kerap kali berubah-ubah atau mencla-mencle dalam mengeluarkan kebijakan, khususnya di tengah pandemik Covid-19.

Analis politik Universitas Islam Indonesia (UII), Geradi Yudhistira mengatakan, Presiden Jokowi kerap kali mengeluarkan statement yang berujung pada koreksi yang dilakukan oleh dirinya sendiri maupun oleh para pembantunya di kabinet.

"Berapa kali presiden dan jajarannya menteri-menterinya itu nyatakan A hari ini, lalu dua hari kemudian dibantah oleh koleganya sendiri. Atau bahkan oleh dirinya sendiri, atau bahkan harus meluruskan," ucap Geradi Yudhistira kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (21/5).


Pernyataan mencla-mencle yang selalu berulang dapat memunculkan distrust terhadap segala sesuatu kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintahan Jokowi.

"Distrust ini kalau sudah terjadi, atau ketidakpercayaan ini buruk sekali terhadap pemerintah," kata Geradi.

Jika distrust masyarakat sudah pada level tertinggi, maka sebaik apapun langkah yang diambil pemerintah tetap akan sulit dipercaya. Bahkan masyarakat bisa abai dengan program-program yang dikeluarkan.

“Walaupun itu program yang benar," sambung Geradi.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya