Berita

Politisi PDI Perjuangan Muhammad Nabil Haroen/Net

Politik

Anak Buah Megawati: Tagar #IndonesiaTerserah Jerit Suara Publik Yang Wajib Didengar

KAMIS, 21 MEI 2020 | 07:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tanda pagar #IndonesiaTerserah sempat disuarakan di sejumlah platform sosial media beberapa hari terakhir. Tagar tersebut menyiratkan keputusasaan masyarakat dan juga tenaga medis dalam upaya percepatan penanganan pandemik Covid-19.

Keputusasaan muncul lantaran pemerintah membuat sejumlah kebijakan atau pengumuman yang membingungkan rakyat.

Politisi PDI Perjuangan Muhammad Nabil Haroen menilai kemunculan tagar tersebut harus menjadi bahan introspeksi baik pemerintah maupun masyarakat di tengah ancaman meluasnya penyebaran wabah virus mematikan asal Wuhan, China tersebut.


“Munculnya tagar #IndonesiaTerserah merupakan suara publik yang harus didengarkan pemerintah,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (21/5).

Anak buah Megawati Soekarnoputri ini mengurai bahwa tagar tersebut muncul setelah publik dikejutkan dengan kerumunan masyarakat yang hendak melakukan perjalanan keluar daerah di Bandara Soekarno-Hatta beberapa waktu lalu.

“Tentu saja, fakta ini harus diikuti dengan investigasi yang komprehensif, apakah kelalaian dari pihak regulator bandara, maskapai penerbangan, atau justru dari kebijakan pemerintah? Jadi, harus diletakkan pada konteks yang tepat,” kata anggota Komisi IX DPR RI itu.

Lebih lanjut, ketua umum Pimpinan Pusat (PP) Pagar Nusa Nahdlatul Ulama ini mengaku kurang sepakat dengan adanya kebijakan membuka seluruh transportasi publik. Pasalnya, hal itu menjadi magnet bagi masyarakat yang jengah saat melakukan PSBB selama kurang lebih dua bulan.

“Saya sendiri melihat memang ada yang keliru dan harus segera dibenahi dalam konteks itu,” tandasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya