Berita

Ilustrasi area pemeriksaan barang dalam peti kemas/Net

Hukum

Dukung Kejaksaan Agung Bongkar Mafia Tekstil, API: Bukan Cuma Negara, Tenaga Kerja Juga Dirugikan

RABU, 20 MEI 2020 | 19:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Penyidik Kejaksaan Agung tengah mengusut kasus dugaan korupsi penyalahgunaan kewenangan dalam importasi tekstil pada Dirjen Bea dan Cukai tahun 2018-2020.

Beberapa waktu lalu, Tim Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Jampidsus Kejagung) melakukan pemeriksaan dan penggeledahan dua rumah milik petinggi Bea Cukai tipe B Batam, guna mencari serta mengumpulkan barang bukti.

Sekretaris Eksekutif Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Rizal Tanzil Rakhman, menyambut positif upaya pengungkapan kasus impor tekstil tersebut.


Menurutnya, hal itu menjadi bagian dari perbaikan kondisi industri tekstil Indonesia secara umum.

“Bagus, secara menyeluruh kita sih berharap kedepan tidak terjadi lagi hal serupa, karena ini bukan hanya soal merugikan negara secara pajak. Industri tekstil kita juga dirugikan amat sangat besar,” tutur Rizal, dalam keterangannya, Rabu (20/5).

Menurut Rizal, banyak aspek yang terdapat dalam persoalan tekstil. Diantaranya soal tenaga kerja dan perputaran ekonomi masyarakat.

“Kalau semakin banyak penyelundupan serupa yang ditangkap, dibongkar, maka seharusnya industri tekstil kita semakin aman dari tindakan-tindakan tidak fair, dan itu sangat membantu kita untuk tumbuh,” ungkapnya.

Rizal menambahkan, dampak dari adanya mafia tekstil sangat besar bagi industri tekstil Indonesia. Pasalnya, dari setiap meter kain yang diproduksi dalam proses pembuatanya melibatkan banyak orang

"Mulai dari benang sampai menjadi kain. Industri tekstil jelas menghidupi masyarakat dan menyerap banyak tenaga kerja,” katanya.

Namun permainan mafia tekstil yang menyelundupkan tekstil ilegal berpotensi kehilangan pendapatan bagi negara dan secara sosial sangat merugikan bagi masyarakat.

“Inikan industri faktur, industri yang menyerap banyak tenaga kerja, kita berharap tidak terjadi lagi ke depan, tidak terjadi lagi yang seperti itu. Kita berharap ke Bea Cukai, Kejaksaan Agung, kepolisian mudah-mudahan, ini demi bangsa dan Negara,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, penyidikan ini berawal dari Ditjen Bea Cukai yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 27 kontainer berisi tekstil premium di Pelabuhan Tanjung Priok pada 2 Maret lalu.

Seluruh kontainer ini diketahui berlayar dari Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau. Dari 27 kontainer yang diamankan, 10 kontainer diketahui diimpor oleh PT Peter Garmindo Prima dan hanya membayar Rp 730 juta.

Sementara 17 kontainer lainnya diimpor oleh PT Flemings Indo Batam yang membayar Rp 1,09 miliar. Keseluruhan kontainer dikirimkan menuju satu alamat yang sama yakni Komplek Pergudangan Green Sedayu Bizpark, Cakung, Jakarta Timur.

Dalam dokumen pengiriman, kontainer tersebut tercatat berisi kain poliester. Namun faktanya, 27 kontainer tersebut berisikan kain premium jenis sutra, satin, brokat dan lainnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya