Berita

Habib Bahar bin Smith/Net

Hukum

Habib Bahar Kembali Ditangkap, Dirjen PAS: Karena Berikan Ceramah

SELASA, 19 MEI 2020 | 12:35 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ulama Habib Bahar bin Smith kembali ditangkap untuk melanjutkan masa pidana setelah melakukan pelanggaran asimilasi.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Reynhard Silitonga mengatakan Habib Bahar kembali ditangkap dan menjalani masa tahanan di Lapas Gunung Sindur karena melakukan pelanggaran saat menjalani masa asimilasi.

"Yang bersangkutan telah melakukan pelanggaran khusus karena saat menjalani masa asimilasi yang bersangkutan melakukan beberapa tindakan yang dianggap telah menimbulkan keresahan masyarakat," ucap Reynhard Silitonga, Selasa (19/5).

Keresahan yang dimaksud ialah menghadiri dan memberikan ceramah yang provokatif dan menyebarkan rasa permusuhan dan kebencian kepada pemerintah.

Ceramah yang dimaksud tersebut telah beredar berupa video yang viral di media sosial yang dinilai dapat menimbulkan keresahan di masyarakat.

Selanjutnya ialah, Habib Bahar dinilai melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam kondisi darurat Covid-19 karena telah mengumpulkan massa atau orang banyak dalam pelaksanaan ceramahnya.

"Atas perbuatan tersebut maka kepada yang bersangkutan telah melanggar syarat khusus asimilasi, sebagaimana diatur dalam Pasal 136 Ayat 2 huruf e Permenkumham 3/2018 dan kepadanya dicabut assimilasinya dan selanjutnya diperintahkan untuk dimasukkan kembali ke dalam Lembaga Pemasyarakatan untuk menjalani sisa pidananya dan sanksi lainnya sesuai ketentuan," jelas Reynhard.

Populer

Senior AHY Minta Dewi Tanjung Tidak Bangunkan Macan Tidar

Sabtu, 17 Juli 2021 | 18:25

Minta Jokowi Tidak Perpanjang PPKM Darurat, Dewi Tanjung: Saya Punya Feeling, Ada Misi Jahat Untuk Jatuhkan Bapak

Sabtu, 17 Juli 2021 | 21:08

Bibit Perpecahan Di Internal Kabinet Mulai Terlihat Nyata

Minggu, 18 Juli 2021 | 11:46

Kalau PPKM Darurat Diperpanjang, Sekjen GPI: Lebih Baik Presiden Mundur!

Minggu, 18 Juli 2021 | 02:59

Dapat Lampu Hijau, Jepang Jadi Negara Pertama Yang Setujui Ronapreve Untuk Pengobatan Covid-19

Selasa, 20 Juli 2021 | 21:48

Setelah Mengaku Diperas Bank Syariah, Jusuf Hamka Kini Dikabarkan Menyesal

Sabtu, 24 Juli 2021 | 14:43

Analisis Joman, Aksi "Jokowi End Game" Diprakarsai Oleh Tiga Kelompok Ini

Sabtu, 24 Juli 2021 | 02:59

UPDATE

Jokowi Sebaiknya Mengibarkan Bendera Putih

Selasa, 27 Juli 2021 | 07:24

Jika Serangan Taliban Tak Dibendung, PBB Perkirakan Kematian Warga Sipil Afghanistan Capai Rekor

Selasa, 27 Juli 2021 | 07:24

Tunisia Memanas, Presiden Berlakukan Jam Malam Nasional Dan Larang Mobilisasi Warga

Selasa, 27 Juli 2021 | 06:56

Resmi, AS Akan Akhiri Misi Tempur Di Irak Pada Penghujung Tahun Ini

Selasa, 27 Juli 2021 | 06:41

Kemampuan Kognitif Biden Diragukan Lagi, Republik Yakin Sang Presiden Akan Segera Dipaksa Mundur

Selasa, 27 Juli 2021 | 06:20

Pengamat Kebijakan Publik: PPKM Strategi Usang, Seolah Pemerintah Bekerja Padahal Gagap

Selasa, 27 Juli 2021 | 05:58

Stok Vaksin Di Aceh Menipis, Hanya Cukup Untuk 3 Hari

Selasa, 27 Juli 2021 | 05:40

Baliho Puan Dicoret-coret, PDIP Perlu Belajar Dari Parpol Lain

Selasa, 27 Juli 2021 | 05:18

Polisi Ciduk 5 Pemalsu Hasil Swab Di Pelabuhan Merak, Salah Satunya Dokter

Selasa, 27 Juli 2021 | 04:58

Tanpa Asap

Selasa, 27 Juli 2021 | 04:43

Selengkapnya