Berita

Salamudin Daeng/Net

Politik

Sri Mulyani Sebut BI Banyak Uang, Salamudin Daeng: Apakah Bapak Jokowi Sudah Tahu?

RABU, 13 MEI 2020 | 02:22 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menteri Keuangan Sri Mulyani tegas membantah kabar yang mengatakan pemerintah sedang mengarah pada kebangkrutan di tengah pandemik Covid-19.

Sri Mulyani memastikan, keuangan pemerintah masih aman dan memiliki anggaran yang cukup untuk menghadapi pandemik Corona atau COVID-19 maupun untuk menjalankan roda pemerintahan.

Disebutkannya, uang negara tersimpan dengan baik di Bank Indonesia.


“Saya sampaikan itu salah besar. Dana kita ada di mana sekarang? Kita punya di BI," ujar Sri Mulyani dalam rapat bersama KOmite IV DPD RI, Jumat (8/5).

Ekonom Salamudin Daeng menyatakan, kalau benar yang dikatakan Sri Mulyani bahwa BI punya banyak uang milik negara. Seharusnya, pemerintah tidak perlu menerbitkan Perppu 1/2020 yang baru saja disahkan menjadi UU oleh DPR RI.

"Kalau benar (BI banyak uang), maka Indonesia tidak akan terkena krisis keuangan karena Covid-19, Dengan demikian Perppu 1/2020 tidak diperlukan," ujar Salamudin dalam keterangannya, Selasa (12/5).

Sebagai badan usaha, Salamudin menyebutkan, bahwa BI juga bertugas mencari uang. Dari berbagai analisa, dia sebutkan bahwa BI dalam menjalankan usahanya setidaknya mendapat laba Rp 50 triliun.

"Berdasarkan analisis atas informasi dari sebuah sumber, pendapatan bersih Bank Indonesia setahun dapat mencapai kira-kira Rp 100 triliun. Separuh dari pendapatan tersebut digunakan untuk membiayai operasional BI. Dengan demikian BI bisa medapatkan pendapatan bersih sekitar Rp 50 triliun," jelasnya.

"Ini uang bukan cadangan devisa, atau dana bank yang ada di BI. Ini adalah pendapatan BI yang diperoleh dari hasil usahanya dibidang makro prudensial, spekulasi moneter," katanya menambahkan.

Dari analisa tersebut, dia mempertanyakan apakah Presiden Joko Widodo sudah mengetahui jumlah keuangan BI saat menerbitkan Perppu 1/2020.

"Jadi mantap nih? Masih banyak uang. Apakah Bapak Presiden Jokowi sudah tahu?" pungkanya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya