Berita

Petugas Pol PP Kota Tangerang saat melakukan sidak ke IKEA Alam Sutera/Net

Bisnis

Timbulkan Kerumunan Di Tengah PSBB, IKEA Alam Sutera Ditutup Sementara

SENIN, 11 MEI 2020 | 08:52 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemerintah Kota Tangerang menutup sementara toko retail modern IKEA Alam Sutera, Minggu (10/5). Penutupan dilakukan lantaran toko tersebut menimbukan kerumunan pada saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih berlangsung di kota berjuluk Akhlakul Karimah itu.

"Hari ini sudah ditutup sementara. Manajemen IKEA juga siap menutup operasionalnya," kata Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah, Minggu (10/5).

Arief menjelaskan, sehari sebelumnya viral di media sosial kalau supermarket yang menjual furnitur tersebut beroperasi dan ramai dikunjungi masyarakat sehingg memicu kerumuman.


"Untuk membuktikannya, petugas gabungan dari Satpol PP dan Polres Metro Tangerang mendatangi dan mengecek langsung ke IKEA," ucap Walikota Tangerang, dikutip Kantor Berita RMOLBanten.

Saat petugas Satpol PP tiba di lokasi, lanjut Arief, memang terdapat kerumuman di toko tersebut. Sehingga Satpol PP memutuskan menutup sementara IKEA Alam Sutera.

"Pada Minggu sore pun petugas IKEA sudah tidak terima tamu atau pengunjung," tegasnya.

Sementara itu, General Manager IKEA Indonesia, Patrik Lindvall, mengaku siap membantu setiap anggota masyarakat yang membutuhkan, dan senantiasa memastikan perlengkapan rumah tangga mudah diakses dan terjangkau.

"Selama PSBB, kami melakukan yang terbaik agar pelanggan tetap dapat mengakses berbagai penawaran dari kami tetap mudah dan lancar," tandasnya.

Hingga saat ini belum diketahui pasti sampai kapan IKEA Alam Sutera akan ditutup. Rencananya, manajemen IKEA akan mengadakan rapat dengan pihak Pemkot Tangerang pada hari ini, Senin (11/5).

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya