Berita

Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Din Syamsuddin/Net

Politik

Sambut Seruan Grand Syaikh Al-Azhar, Din Syamsuddin Ajak Umat Islam Doa Serentak Tanggal 14 Mei

SENIN, 11 MEI 2020 | 07:50 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Seruan dan imbauan dari Grand Syaikh Al-Azhar Prof. Dr. Ahmad At-Thoyyib disambut baik Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Din Syamsuddin. Seruan itu berupa ajakan berdoa secara serentak di seluruh dunia pada hari Kamis tanggal 14 Mei, yang bertepatan 21 Ramadhan 1441.

Din Syamsuddin menyeru kepada seluruh ormas dan umat Islam di Indonesia agar memanjatkan doa khusus untuk kemanusiaan pada hari tersebut.

Menurutnya, doa diniatkan khusus untuk memohon pertolongan dari Allah SWT agar dunia dan manusia terbebas dari wabah Covid-19.


Mantan ketua umum PP Muhammadiyah itu berharap dengan adanya doa secara serentak yang dilakukan oleh seluruh umat manusia di dunia pada bulan yang sangat penuh dengan keberkahan (Ramadhan), Allah akan menurunkan pertolongan dengan membebaskan dari wabah corona.

“Termasuk  menurunkan limpahan rahmat, hidayah serta maunah-Nya,” ujar Din kepada redaksi, Senin (11/5).

Tatanan dunia telah berubah pasca wabah corona melanda, mulai dari tatanan sosial, budaya, keagamaan dan ekonomi. Untuk itu, semua pihak harus mengintrospeksi dan memperbaiki diri agar dunia kembali pada tatanan yang damai dan sejahtera.

Sejurus itu, Pimpinan Pondok Modern Tazakka KH. Anizar Masyhadi mengatakan,bahwa doa bersama secara serentak ini diimbau oleh tokoh agama, kepala negara dan ketua-ketua organisasi internasional antara lain: Grand Syaikh Al-Azhar, Sekjen PBB, Dewan Masjid Indonesia, Paus Fransiscus, Emir Abu Dhabi, Raja Bahrain, Sekjen Liga Dunia Islam, Persatuan Negara Arfika, dan lain sebagainya.

"Insya Allah PP Muhammadiyah, PBNU, PMI juga akan menyerukan hal yang sama, agar 14 Mei menjadi hari internasional untuk doa bersama secara serentak memohon kepada Allah SWT agar segera dapat terhindar dari wabah yang melanda seluruh dunia,” tutup Anizar.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya