Berita

Ilustrasi Harun Masiku/Net

Hukum

Harun Masiku Jadi Pembelajaran KPK Perbaiki Pola Penangkapan

MINGGU, 10 MEI 2020 | 19:17 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri mengaku akan melakukan evaluasi terkait dengan 'hilangnya' tersangka kader PDIP, Harun Masiku selama empat bulan ini.

"Larinya para tersangka sehingga jadi DPO tentu kami kaji dan evaluasi sehingga tidak terjadi lagi," ucap Firli Bahuri kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (10/5).

Salah satu yang akan dilakukan yakni dengan langsung menangkap para tersangka bila sudah mempunyai alat bukti yang kuat. Hal ini untuk menghindari kasus seperti kaburnya Harun Masiku yang merupakan tersangka kasus dugaan suap pergantian anggota DPR RI terpilih 2019-2024 yang menjerat Komisioner KPU, Wahyu Setiawan dan dua kader PDIP lainnya yakni Saeful Bahri dan Agustiani Tio Fridelina.


"Ke depan, jika penyidikan sudah diperoleh bukti yang cukup, tersangka akan langsung ditangkap dan ditahan baru diumumkan. Ini agar tersangka tidak punya waktu persiapan untuk melarikan diri atau menghilangkan barang bukti," tegas Firli.

Namun demikian, KPK bekerja sama dengan Polri masih terus berupaya mencari keberadaan Harun Masiku untuk disidangkan.

"Semua DPO tetap kita cari dan terus dilacak keberadaannya, walaupun belum tertangkap. Tapi perlu diingat bahwa para tersangka DPO sudah ditetapkan sebagai tersangka sudah lama. Tapi sayangnya saat ditetapkan sebagai tersangka tidak langsung ditangkap, sehingga mereka DPO," pungkas Firli.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya