Berita

Ketua KPK, Firli Bahuri/Net

Hukum

4 Bulan Masih Bebas Berkeliaran, Ini Kata Ketua KPK Soal Harun Masiku

MINGGU, 10 MEI 2020 | 15:38 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Keberadaan kader PDIP, Harun Masiku hingga saat ini masih misterius usai ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pergantian anggota DPR RI terpilih 2019-2024.

Ketua KPK, Firli Bahuri pun angkat bicara berkenaan dengan tersangka yang sudah masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO) itu.

"Sebenarnya semangat dan komitmen KPK tidak pernah berubah. Kami bekerja secara kolektif kolegial. Kami tidak pernah berhenti melakukan upaya pencarian dan pengejaran terhadap tersangka berstatus DPO," kata Firli Bahuri kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (10/5).


Pihaknya sudah bekerja sama dengan Polri dalam melakukan pencarian Harun Masiku yang sudah ditetapkan sejak tanggal 9 Januari 2020 silam. Kerja sama tersebut penting karena Polri memiliki akses penegakan hukum hingga ke lingkup desa dan kelurahan.

Di sisi lain, pihaknya akan melakukan evaluasi berkenaan dengan masih bebasnya DPO di luaran sana agar hal serupa tidak kembali terulang.

"Ke depan, jika penyidikan sudah diperoleh bukti yang cukup, tersangka akan langsung ditangkap, dan ditahan baru diumumkan. Ini agar tersangka tidak punya waktu persiapan untuk melarikan diri atau menghilangkan barang bukti," tegas Firli.

Karena kata Firli, pengumuman tersangka dengan langsung melakukan penangkapan berdasarkan bukti kuat, merupakan bentuk memberikan kepastian hukum, rasa keadilan dan profesionalisme penegak hukum seperti KPK.

"Semua DPO tetap kami cari dan dilacak keberadaannya. Perlu diingat, para DPO sudah ditetapkan sebagai tersangka sudah lama, jauh sebelumnya. Tapi sayangnya saat ditetapkan sebagai tersangka tidak langsung ditangkap, sehingga mereka DPO," pungkas Firli.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya