Berita

Wakil Ketua Umum PAN, Yandri Susanto/RMOL

Politik

Berdamai Dengan Corona Akan Bermakna Bila Pemerintah Benar-benar Menjamin Bantuan

JUMAT, 08 MEI 2020 | 19:47 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ajakan untuk berdamai dengan virus Covid-19 dimaknai positif oleh Partai Amanat Nasional.

Menurut Wakil Ketua Umum PAN, Yandri Susanto, pernyataan Presiden Joko Widodo tersebut tak lain bermaksud untuk mengajak masyarakat waspada dengan virus yang vaksinnya belum ditemukan tersebut.

"Maksudnya mungkin kita tetap harus tertib, tetap waspada karena memang vaksinnya belum ketemu. Kita semuanya, termasuk pemerintah harus berdamai, tertib tidak berkerumun, ke mana-mana (harus) pakai masker, bekerja dari rumah dan sebagainya," ucap Yandri Susanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (8/5).


Namun tak bisa dipungkiri pernyataan tersebut juga memiliki konsekuensi. Ajakan berdamai harus dibarengi dengan tanggung jawab yang nyata dari pemerintah kepada rakyatnya.

"Itu pemerintah ada konsekuensi yang harus dipenuhi, salah satunya memberikan bantuan tepat sasaran. Itu saya setuju karena maksud Pak Jokowi mungkin masih akan menunggu beberapa waktu lagi supaya kita bebas corona," jelas Yandri.

Dengan terjaminnya bantuan dari pemerintah, maka masyarakat secara langsung akan siap mematuhi aturan dari pemerintah. Namun sebaliknya, jika bantuan tak dipenuhi dengan sungguh-sungguh, maka mereka akan sulit patuh.

"Kalau bantuan terjamin, berdamai dengan corona ada maknanya, tapi kalau tidak ya bisa-bisa masyarakat tidak akan patuh dengan imbauan pemerintah," pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya