Berita

Lal Pathlabs Milik Arvind Lal /Net

Bisnis

Saat Semua Bisnis Terjungkal Karena Covid-19, Dokter India Ini Malah Jadi Miliarder

JUMAT, 08 MEI 2020 | 13:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ketika semua sektor usaha jatuh akibat pandemik, tidak begitu dengan yang dialami Lal Pathlabs milik dokter asal India, Arvind Lal. harga saham Lal Pathlabs naik seiring permintaan tes patologi, membuat kekayaan pemiliknya meningkat. Selama pandemik harta Dokter Arvind Lal menaik menjadi 1 miliar dolar AS.  

Selama ini tes Covid 19 di India hanya dilakukan laboratorium pemerintah dan rumah sakit. Tetapi karena jumlah kasus positif meningkat, pemerintah India melibatkan laboratorium swasta. Pada Maret 2020, Lal PathLabs mendapat persetujuan dari regulator untuk melakukan sekitar 5.000 tes patologi dan radiologi termasuk tes Covid 19, seperti dikutip dari Forbes, Jumat (8/5).

Kini, Lal PathLabs telah melakukan lebih dari 4.500 tes Covid-19 setiap hari di lab miliknya New Delhi, India. Perusahaan ini juga berkantor di Kolkata dan Indore.


Sampel dikumpulkan dari sepuluh negara bagian dan laboratorium melakukan tes transkripsi-polimerase rantai reaksi (RT-PCR) real-time. Lal PathLabs juga mengoperasikan laboratorium sementara untuk deteksi Covid 19 di New Delhi sesuai perjanjian dengan Dewan Riset Ilmiah dan Industri India.

Lal PathLabs memiliki 200 laboratorium klinis, 2.500 pusat layanan pasien dan hampir 6.500 titik pengambilan sampel.

Lal PathLabs menggunakan mobil van untuk pengumpul sampel. Mobil tersebut beroperasi di New Delhi dan kota lain untuk membantu proses pengujian.

"Kami melakukan pelatihan rutin untuk memastikan protokol keselamatan tetap terjaga," kata Vandana Lal, sang istri,  yang merupakan ahli patologi dan Direktur Eksekutif dari Lal PathLabs.

Lal yang kini berusia 70 yang memiliki 57 persen saham Lal PathLabs. Lal pun telah melatih staf untuk mengumpulkan sampel dan agar terhindar dari kontaminasi.

Lal juga mendirikan kios atas permintaan dari rumah sakit atau pemerintah untuk memenuhi persyaratan pengujian di Covid-19 on the spot.

Saham Lal PathLabs telah naik 8 persen sejak masa pandemi. Tapi kalau menurut Sriraam Rathi, Analis Farmasi dan Kesehatan ICICI Securities,  layanan tes Covid-19 tidak signifikan mengimbangi penurunan tajam pendapatan akibat lockdown.

"Semua bentuk tes lain terpengaruh sejak Maret dan hingga pertengahan April, tetapi sekarang ada lebih banyak tes yang dilakukan," kata Vandana Lal. Dia menambahkan, memiliki begitu banyak pasien kanker yang sedang menunggu tes. Ia yakin, pasien tersebut akan kembali untuk melakukan tes.

Lal PathLabs menjadi perusahaan tercatat sejak tahun 2015. Lal PathLabs telah melakukan tes sebanyak 41,8 juta pada 2019, angka ini meningkat dari 29,3 juta pada 2017. Jumlah pasien juga meningkat menjadi 17,6 juta dari 13,3 juta pada periode yang sama.

Lal mulai mengoperasikan lab diagnostik dan bank darah keluarga sejak berusia 28 tahun. Perusahaan ini didirikan oleh ayahnya, S.K. Lal, juga seorang dokter, pada 1949 di Delhi.

Rantai bisnis Lal menghasilkan pendapatan 174 juta dolar AS pada tahun fiskal 2019. Perusahaan ini menjadi salah satu jaringan lab diagnostik terbesar di India.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya