Berita

Oknum anggota DPRD Kota Madiun baru dikenakan wajib lapor terkait keterlibatannya dalam balap liar/Repro

Presisi

Terjaring Dalam Razia Balap Liar, Oknum Anggota DPRD Madiun Dikenakan Wajib Lapor

JUMAT, 08 MEI 2020 | 11:45 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Polres Madiun kota tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap Iksan Abdurrahman Siddiq alias Sanos (23), anggota DPRD Kota Madiun yang turut diamankan saat razia cipta kondisi balap liar di ringroad pada Kamis dinihari (7/5). Saat ini oknum anggota DPRD fraksi PDIP itu hanya dikenakan wajib lapor.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kasatreskrim Polres Madiun kota, Iptu Fatah Meilana, Kamis (7/5).

“Kaitannya dengan oknum anggota dewan yang terjaring dalam razia operasi cipta kondisi balap liar dinihari kemarin. Kita melakukan pemeriksaan 1x24 jam terkait tentang dugaan indikasi tindak pidana perjudian, di sini kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kita belum bisa naikkan perkaranya belum menetapkan tersangkanya. Apabila dalam perkembangan penyelidikanya ditemukan bukti, proses akan dilanjut,” ujar Kasatreskrim.


Dilaporkan Kantor Berita RMOLJatim, Polisi memeriksa Iksan alias Sanos ini kaitannya dengan keterlibatan anggota dewan terhormat tersebut di ajang balap liar. Karena disinyalir balapan liar tersebut dijadikan sebagai ajang perjudian.

Iksan pun dikenakan wajib lapor, penilangan, membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi, serta permohonan maaf kepada orangtuanya. Sama seperti remaja lainnya yang ikut terciduk dalam operasi cipta kondisi kasus balapan liar di ringroad Kota Madiun.

Diberitakan sebelumnya, Polres Madiun kota melakukan operasi cipta kondisi pada Kamis dinihari (7/5). Dalam operasi tersebut, Polres Madiun kota berhasil mengamankan 14 remaja serta 10 sepeda motor dalam ajang balap liar di ringroad kota Madiun. Salah satu orang yang diamankan merupakan oknum anggota DPRD Kota Madiun dari partai PDIP, Iksan Abdurrahman Siddiq alias Sanos.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya