Berita

Ilustrasi lalu lintas tol trans jawa/Net

Politik

Kebijakan Transportasi Seperti Akal-akalan, Membiarkan Ledakan Covid-19 Agar Kepala Daerah Kena Getahnya

KAMIS, 07 MEI 2020 | 20:20 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pemerintahan Joko Widodo telah kembali menormalkan kegiatan transportasi massal usai dibatasi sementara di tengah pandemik Covid-19.

Kembali normalnya moda transportasi darat, udara, dan laut tersebut bertujuan agar roda perekonomian tetap berjalan di saat perekonomian semakin anjlok.

Namun alih-alih memperbaiki perekonomian, kebijakan tersebut justru memiliki celah untuk membiarkan banjir pemudik menjelang Idul Fitri.


"Relaksasi model ini dapat menjadi langkah alternatif yang disediakan pemerintah bagi individu yang tetap ngotot atau keukeuh mudik. Karena, mereka akan menggunakan segala cara agar tetap mudik seperti pada tahun sebelumnya," ucap Peneliti Insititut Riset Indonesia (INSIS), Dian Permata kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (7/5).

Meski ditekankan tetap mengutamakan protokol kesehatan, namun kebijakan yang dikeluarkan Kemenhub ini dinilai hanya akal-akalan untuk memfasilitasi para pemudik.

“Kebijakan ini seperti memberikan jalan atau akal-akalan kebijakan," tegas Dian.

Tak hanya itu, membuka transportasi juga memperlihatkan ketidaktegasan pemerintah dalam mengambil kebijakan upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Saya khawatir, malah ke depan ledakan penyebaran itu ada di daerah. Dan kepala daerah yang akan menerima getah kebijakan relaksasi ini," pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya