Berita

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian/Net

Politik

PPP Desak Menteri Tito Tegur Bupati Lumajang Dan Boltim

KAMIS, 07 MEI 2020 | 08:17 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dua kepala daerah yang mempertontonkan adu mulut secara gamblang di media sosial sangat tidak baik untuk dikonsumsi publik.

Sekretaris Fraksi PPP Achmad Baidowi menyayangkan cekcok antara Bupati Lumajang Thoriqul Haq dengan Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sehan Salim Landjar yang mempermasalahkan penanganan bantuan sosial untuk masyarakat terdampak Covid-19.

“Kejadian adu mulut ini sangat tidak tepat dan tidak bagus dilihat publik,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (7/5).


Menurutnya, setiap daerah memiliki persoalan yang berbeda dan tidak sama dalam penanganan wabah Covid-19. Sehingga, tak perlu adanya silang pendapat apalagi mengenai dana bantuan sosial.

“Termasuk besaran bantuan di setiap wilayah pasti tidak sama, karena jumlah penduduk, tingkat kemiskinan, kesiapan infrastruktur penunjang hingga kondisi geografis,” ucapnya.

“Sebagai sesama anggota APKASI seharusnya dua kepala daerah tersebut terjalin komunikasi yang baik dan sharing pengalaman dalam penanganan dampak covid-19,” sambung pria yang akrab disapa Awiek itu.

Anggota Komisi VI DPR RI ini meminta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk menegur dan memberikan pembinaan kepada kedua kepala daerah tersebut agar tidak memanas dan membuat kegaduhan di tengah wabah Covid-19.

“Mendagri harus melakukan pembinaan khususnya kepada kedua kepala daerah melalui gubernur masing-masing agar tidak membuat persoalan semakin meruncing. Apalagi Menteri Desa sudah menganggap persoalan regulasi BLT Dana Desa sudah sesuai dan tidak ada masalah,” urainya.

Awiek juga mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar kompak dalam menghadapi musibah pandemi virus corona saat ini.

“Dalam situasi seperti sekarang ini, segenap elemen bangsa harus bersatu, bersama-sama menangani Covid-19 agar segera tuntas,” tutupnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya