Berita

Presiden Nicolas Maduro menunjukkan dokumen identifikasi mantan pasukan khusus AS dan warga negara AS Airan Berry, kanan, dan Luke Denman/Net

Dunia

Maduro Tunjukkan Bukti Video Bahwa AS Terlibat Dalam Upaya Melengserkannya

KAMIS, 07 MEI 2020 | 07:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Venezuela Nicolás Maduro memamerkan sebuah video yang menayangkan rekaman seorang Ameika yang terlihat kusut sedang menceritakan detail invasi yang gagal pada hari Rabu kemarin. Itu adalah bukti bahwa pihak berwenang AS mendukung upaya yang diduga untuk melengserkannya dari kekuasaan.

Maduro menayangkan video Luke Denman di televisi negara di mana warga Texas berusia 34 tahun itu mengklaim bahwa ia menandatangani kontrak dengan perusahaan yang berbasis di Florida untuk melatih pasukan pemberontak dan melakukan serangan dengan imbalan hingga 100.000 dolar AS, seperti dikutip dari AP, Kamis (7/5).

"Saya membantu rakyat Venezuela mengambil kembali kendali atas negara mereka," katanya.


Denman dan Airan Berry, keduanya adalah mantan tentara pasukan khusus AS yang bertugas di Irak. Mereka ditahan pada Senin setelah apa yang digambarkan pihak berwenang sebagai pendaratan pantai yang gagal di desa nelayan Chuao.

Keduanya terkait dengan Silvercorp USA, sebuah perusahaan swasta yang didirikan oleh Jordan Goudreau, seorang mantan Baret Hijau yang mengaku bertanggung jawab atas tuduhan penyerangan tersebut.

Sebelumnya, Presiden Donald Trump mengatakan Amerika Serikat tidak ada hubungannya dengan serangan yang diduga. Saat ini, Goudreau sedang dalam penyelidikan federal untuk perdagangan senjata, menurut mantan pejabat penegak hukum AS.

Meskipun demikian, pemimpin Venezuela itu menegaskan bahwa lawannya dari AS berada di belakang upaya nyata untuk memaksanya lengser.

"Ada buktinya," Maduro menunjuk ke video, di mana Denman menunjukkan bahwa Trump berada di belakang serangan Silvercorp.

"Dan akan ada lebih banyak," sambung Maduro.

Meskipun demikian, pengamat oposisi mengatakan perlu bukti-bukti yang lebih akurat, agar otoritas Venezuela tidak terkesan mengeluarkan pernyataan yang memaksakan.

Meskipun Denman tidak muncul di bawah tekanan, seorang ahli menilai Denman membuat gerakan yang tidak biasa dan berlebihan dengan matanya dalam, seolah sinyal rahasia bagi mereka yang menonton.

"Prajurit operasi khusus dilatih untuk menemukan cara-cara kreatif untuk mendiskreditkan video propaganda apa pun yang terpaksa mereka buat jika ditangkap oleh musuh," kata Ephraim Mattos, seorang Navy SEAL yang telah mengunjungi kamp pelatihan pemberontak di Kolombia tetapi tidak terlibat dalam operasi tersebut.

Mattos menyoroti gerakan mata yang aneh setelah Denman mengatakan Trump adalah bos Goudreau.

"Tanda yang jelas dari Luke bahwa dia dipaksa," ujar Mattos.

Peristiwa membingungkan tersebut telah memicu ketegangan baru antara Venezuela dan AS, yang telah menjadi sekutu pemimpin oposisi Juan Guaido, anggota parlemen yang diakui oleh hampir 60 negara sebagai presiden sah negara itu.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menegaskan kembali pernyataan Trump pada hari Rabu dari hari sebelumnya bahwa tidak ada keterlibatan langsung AS.

"Jika kita terlibat, itu akan berbeda," tegurnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya