Berita

Serbia berterima kasih kepada Rusia atas bantuan dokter dan alkes/Net

Dunia

Militer Rusia: Kami Melakukan Segalanya Untuk Serbia Tanpa Memikirkan Siapa Yang Lebih Penting

RABU, 06 MEI 2020 | 15:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejak awal munculnya pandemik, Rusia telah berkomitmen menyelamatkan Serbia dari wabah membahayakan itu.

Komandan satuan tugas Rusia di Serbia Mayor Jenderal Mikhail Chernyshev menyampaikan apa pun yang mereka miliki saat ini, walau Rusia sendiri tengah menghadapi hal yang sama, mereka harus saling membantu.

"Kami berusaha melakukan segala yang kami bisa untuk mengalahkan virus corona. Terlepas dari situasi virus corona yang juga sulit di Rusia, bantuan kami untuk Serbia adalah bantuan seorang teman yang tidak memikirkan masalah siapa yang lebih penting," ujar Chernyshev melalui layanan pers Kementerian Pertahanan, seperti dikutip dari Tass, Rabu (6/5).


Hal itu juga ia sampaikan menanggapi rasa terima kasih yang diungkapkan oleh Menteri Pertahanan Serbia Aleksandar Vulin dan Wakil Walikota Beograd Goran Vesic sebelumnya. Moskow telah mengirimkan tim medis dan bantuan alat pelindung kesehatan pada awal April lalu.

Menteri pertahanan Serbia, dalam ucapan terima kasihnya, mengatakan, pasukan Rusia telah memberikan contoh tentang bagaimana seorang teman dan seorang prajurit militer harus bertindak.

"Mereka telah menunjukkan keterampilan yang hebat dan menunjukkan komitmen mereka terhadap apa yang mereka lakukan," ujar Vulin.

Pemerintah Serbia telah menetapkan status darurat corona, dan memberlakukan jam malam. Mereka juga membatalkan pemilihan parlemen, dan membatasi perjalanan kereta api juga layanan bis jarak jauh.

Beograd meminta bantuan Moskow dalam memerangi wabah virus corona pada akhir Maret. Pada tanggal 3-4 April, pesawat Angkatan Udara Rusia membawa sekelompok prajurit militer ke Serbia, yang khususnya termasuk para ahli penyakit menular, dan mengirimkan peralatan medis khusus.

Tim medis Rusia telah mendesinfeksi 156 fasilitas di 30 kota dan kota di Serbia dan membantu dalam perawatan lebih dari 780 pasien virus corona.

Sebanyak sebelas penerbangan membawa 87 personel medis angkatan bersenjata dikirimkan usai pembicaraan via telepon antara Presiden Rusia Vladimir Putin dengan Presiden Serbia Alekxandar Vucic pada bulan lalu.

Tiga pesawat Il-76 milik Angkatan Kedirgantaraan Rusia telah diberangkatkan dari Bandara Chkalovsky di luar kota Moskow menuju Batajnica.

Serbia telah mencatat angka kasus kematian akibat virus corona mencapai 200, dan sebanyak 9.677 orang telah terinfeksi.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya