Berita

Donald Trump/Net

Dunia

Hanya Dengan Kaca Mata Pelindung, Trump Kunjungi Pabrik Masker

RABU, 06 MEI 2020 | 13:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejak pandemik Covid-19 memasuki Amerika Serikat, Donald Trump selalu menolak menggunakan masker. Begitu juga saat ia melakukan kunjungan ke pabrik Honeywell Arizona, dia tetap menolak menggunakan masker tetapi ia terlihat menggunakan kaca mata pelindung.

Selama tur di pabrik pembuatan masker N95, Trump tidak melepaskan kaca matanya.  

Para pekerja dan staf pabrik di Honeywell memakai masker wajah dan sarung tangan sesuai rekomendasi pemerintah AS demi mencegah penularan Covid-19 di tempat kerja.


Kebijakan memakai masker bahkan ditulis secara jelas dalam aturan perusahaan. Salah satu papan besar bertuliskan "Tolong Pakai Masker Anda Setiap Saat."

Sejak Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS merekomendasikan penggunakan masker untuk orang Amerika saat di tempat umum atau dalam pertemuan, Trump telah berulang kali mengatakan  menggunakan masker sangat tdak praktis dan tidak berguna, seperti dikutip dari SCMP, Rabu (6/5).

Sebagai pemimpin dunia, Trump mengatakan dia bebas tanpa masker.

Trump beranggapan, dia tidak bisa melihat dirinya bertemu dengan presiden, perdana menteri, diktator, raja, ratu, sambil mengenakan topeng, meskipun perjalanan diplomatik telah dibatasi.

Sebelum berangkat ke Arizona, para pakar kesehatan masyarakat mengatakan bahwa komentar Trump telah merusak citra Gedung Putih yang sudah kacau tentang masker wajah.

Dr K. "Vish" Viswanath, seorang profesor komunikasi kesehatan di Harvard TH Chan School of Public Health, mengatakan orang-orang memperhatikan ketika perilaku seorang pemimpin bertentangan dengan rekomendasi mereka sendiri.

"Paling tidak, itu membingungkan orang," katanya. "Yang terburuk, mereka mempertanyakan apakah aturan ini hanya berlaku untuk mereka saja?"

Namun, dia mengatakan bahwa gambar Trump mengenakan topeng bisa meyakinkan, terutama bagi pendukung Trump yang lebih skeptis.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya