Berita

Gubernur BI Perry Warjiyo/Net

Bisnis

Optimisme Konsumen Menurun Tajam, BI Sampaikan Pertumbuhan Ekonomi Tahun Ini Lebih Rendah Dari 2,3 Persen

RABU, 06 MEI 2020 | 12:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi turun drastis pada April 2020. Hal itu tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada April 2020 sebesar 84,8, turun dibandingkan dengan 113,8 pada Maret 2020.

Melemahnya optimisme konsumen dipengaruhi oleh kondisi Indonesia di tengah pandemik Covid-19.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan, penurunan persepsi terdalam, terjadi pada indeks penghasilan saat ini dan ketersediaan lapangan kerja. Sementara di sisi ekspektasi, konsumen masih relatif optimis terhadap perkiraan kondisi ekonomi pada enam bulan mendatang meskipun tidak sekuat perkiraan bulan sebelumnya


Demikian juga dengan pertumbuhan ekonomi di sepanjang 2020 ini berpotensi lebih rendah dari 2,3 persen yoy. Angka itu meleset dari perkiraan sebelumnya.

"Perkiraan kami secara keseluruhan semula bisa tumbuh 2,3 persen yoy, tapi ini bisa sedikit lebih rendah dengan realisasi kuartal I-2020 yang lebih rendah dari perkiraan. Kami akan hitung lagi," kata Perry, dalam siaran langsungnya, Rabu (6/5).

Pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama tahun ini hanya sebesar 2,97 persen yoy. Ini lebih rendah dari perkiraan Bank Indonesia (BI) dan pemerintah yang sebesar 4,4 persen yoy.  

Kondisi perekonomian terkini memang sangat dipengaruhi oleh upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penularan Covid-19 dengan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Wilayah penerapan PSBB ini memakan 70 persen dari wilayah ekonomi Indonesia. Ditambah lagi, pertumbuhan ekonomi dunia yang diperkirakan bisa minus 2 persen. Maka ini bisa mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih lanjut, menurutnya.

Untuk ke depannya, Perry dan pemerintah berkomitmen untuk terus berupaya dalam menjaga perekonomian, terutama dari Covid-19.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya