Berita

Hariman Siregar/Net

Kesehatan

Hariman Siregar: Bukan Negara Penentu Utama Kemenangan Melawan Covid-19

SELASA, 05 MEI 2020 | 19:34 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Kemenangan dalam perang melawan virus corona baru atau Covid-19 yang menyebar dari Wuhan, Republik Rakyat China (RRC), tidak ditentukan oleh negara.

Hanya scientist sebagai manusia terpilih yang dapat menemukan virus ini. Di sisi lain, dalam upaya mencegah dan mengurangi penyebaran virus mematikan ini, masyarakat akan melihat pertunjukan kemampuan pemerintah dan pemimpin setiap negara  dalam menghadapi pandemi ini.

Demikian dikatakan tokoh nasional Hariman Siregar dalam keterangan yang diterima redaksi.


“Salah jika kita menempatkan negara sebagai penentu utama. Virus ini sebelum dihentikan oleh vaksin akan terus menyerang manusia, tidak pandang warganegara, ras, status sosial, pekerjaan umur, dan agama,” ujar Hariman yang juga dikenal sebagai tokoh Malari 1974.

Dalam situasi menunggu “manusia pilihan” berjuang menemukan vaksin untuk menghentikan Covid-19,  pemerintah setiap negara harus bekerja keras mencegah penuranan dan kalau mungkin menghentikannya.

“Dalam waktu penungguan itu kita akan melihat perbedaan mutu dan kemampuan pemerintah dan pemimpin setiap negara dalam mengajak rakyat  bersama-sama, sehingga begitu vaksin datang langsung bisa bangkit memperbaiki segala kerusakan dan bersiap menghadapi virus baru yang juga tidak berhenti bermutasi,” demikian Hariman Siregar.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya