Berita

Wiku Adisasmito/Net

Kesehatan

Gugus Tugas Covid-19 Ogah Bandingkan Capaian Tes PCR Indonesia Dengan Negara Lain

SELASA, 05 MEI 2020 | 15:56 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah pemeriksaan spesimen Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) yang sudah dikerjakan pemerintah seringkali dibanding-bandingkan dengan capaian negara lain.

Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan virus corona baru atau Covid-19, Wiku Adisasmito menegaskan, pihaknya ogah capaian yang sudah dikerjakan pemerintah dibandingkan dengan negara lain.

"Indonesia ini kan negara keempat terbesar populasinya di dunia. Jadi tidak bisa serta-merta dibandingkan dengan negara lainnya yang mungkin secara ekonomi lebih tinggi, dengan penduduknya yang lebih rendah," ucap Wiku Adisasmito dalam jumpa pers virtual di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (5/5).


Lebih lanjut Wiku Adisasmito mengatakan, pemerintah terus berusaha memperluas jangkauan pemeriksaan RT-PCR, di seluruh wilayah terdampak Covid-19 di Indonesia.
 
Karena, jika melihat Indonesia yang negara kepulauan, butuh usaha keras untuk merealisasikannya.

"Memperkuat seluruh lini nya, sehingga kita menginginkan di setiap provinsi itu harus ada laboratorium-laboratoriumnya. Dan kita sedang mempersiapkan itu," jelasnya.

Kemudian, Gugus Tugas juga akan terus mendata kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) didaerah-daerah. Pasalnya, SDM menjadi penting untuk supaya semua laboratorium yang beroperasi bisa optimal.

"Itulah komitmen kami semuanya untuk melakukan itu," pungkas Wiku Adisasmito.

Hingga Senin (4/5), jumlah spesimen yang sudah diperiksa ada sebanyak 116.861 spesimen, dari 86.061 pasien virus corona baru atau Covid-19 yang dirawat.

Dari total spesimen yang diperiksa itu, tercatat adanya tambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 395 orang. Sehingga jumlah akumulatif kasus positif sudah mencapai 11.587 orang.

Adapula dari pemeriksaan itu didapat pasien positif yang berhasil sembuh bertambah 78 orang. Sehingga totalnya menjadi 1.954 orang. Namun mirisnya, kasus meninggal juga bertambah sebanyak 19 orang, dengan total menjadi 864 orang.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya