Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Wabah Covid-19 Semakin Meluas, Presiden Jokowi Harus Hilangkan Politik Pencitraan

SELASA, 05 MEI 2020 | 02:42 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pandemik virus corona baru (Covid-19) semakin hari semakin bertambah dan tidak bisa diprediksi kapan waktu berakhirnya.

Saat wabah Covid-19 terus meluas, justru Presiden Joko Widodo masih saja mempertontonkan aksi pencitraan dengan membagikan sembako ke rumah warga.

Terbaru, beberapa hari lalu Jokowi turun ke gang sempit. Selain itu, Jokowi berkali-kali meminta anak buahnya segera mendistribusikan bantuan sosial ke masyarakat.


Merespons lambannya pemerintahan Jokowi, Direktur Eksekutif Indonesia Development Review, Muhamad Rifai Darus (MRD)meminta Presiden Jokowi dan anak buahnya memberikan suritauladan kepada masyarakat.

Aksi bagi sembako dan turun langsung ke masyarakat yang beberapa kali dilakukan Kepala Negara, menurut MRD justru memberi taulan mengabaikan imbauan pemerintah tentang physical distancing.

"Pemimpin adalah suritauladan. Pemimpin kita terkadang tidak memberikan suritauladan itu dengan paripurna, masih ada yang bagi-bagi sembako dengan kumpulan masyarakat yang banyak, bahkan keliling bertemu masyarakat yang sebenarnya enggak perlu karena sudah ada tugas yang lain," demikian kata MRD saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (5/5).

MRD mengajak kepada seluruh pemimpin negara baik pusat dan daerah untuk bergotong royong membantu rakyat dan negara.

Ia mewanti-wanti kepada Jokowi, pejabat pembantu dan seluruh pemimpin di berbagai daerah agar fokus menangani wabah dan menjauhkan politik pencitraan.

"Jauhkan politik pencitraan dengan masuk gang dan lorong yang malah membuat protokol corona tidak berjalan dengan sempurna. Tiga hal penting pemerintah harus jujur, melibatkan rakyat dan hilangkan ego sektoral dan pencitraan," pungkas Wasekjen Partai Demokrat ini.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Sidang Bluray Cargo Ungkap Kode-kode Suap untuk Kementerian/Lembaga

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:58

Duel Raksasa Eropa Prancis Hadapi Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:37

Adian Napitupulu: Kehadiran Buku Anotasi KUHAP Penting bagi BAM DPR

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:25

Pengacara Bantah Don Ritto Terlibat dalam Megakorupsi Bersama Febrie

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:00

Harga Minyakita Masih di Atas HET, Kemendag Bakal Perketat Distribusi Lewat BUMN

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45

Revisi UU Zakat, FOZ Dorong Skema Zakat sebagai Pengurang Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:37

Sinopsis Film Kung Fu Soccer, Comeback Stephen Chow Raup Rp1,3 Triliun dalam Dua Hari

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:33

Menag Ajak Alumni PTKIN Berkontribusi di Pemerintahan Prabowo

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:13

Ade Ginanjar Bela Bahlil: Polemik Batu Bara Jangan Digiring ke Ranah Politik

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:10

Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy A27 5G Indonesia, Segini Harganya

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:09

Selengkapnya